Senin, 15 Jun 2026 20:51 WIB

Butuh Uang Pesta Ultah, Pencuri Motor ini Mengaku Polisi dan Wartawan

  • Penulis :
  • | Selasa, 01 Mei 2018 23:26 WIB
Rosidi saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya
Rosidi saat diamankan di Mapolrestabes Surabaya

jatimnow.com - Apa yang dilakukan Rosidi memang cukup cerdik. Dalam sehari, pemuda 20 tahun asal Jalan Kapas Madya Gang 4, Surabaya ini bisa memperdaya empat orang sekaligus.

Penangkapan Rosidi di rumahnya itu dilakukan Unit Jatanras, Satreskrim Polrestabes Surabaya pada Minggu (29/4/2018).

Polisi memburu Rosidi setelah mendapat laporan pencurian motor milik tukang tempel stiker di Jalan Kejawan Lor Batu, Surabaya.

"Setelah kami buru, ternyata modus pelaku ini cukup unik dan sempat menyulitkan pelacakan kami," kata Kanit Jatanras, AKP Agung Widoyoko, Selasa (1/5/2018).

Tiga korban Rosidi diantaranya merupakan tukang tempel stiker. Modusnya yaitu, Rosidi awalnya berkenalan dengan seorang pria melalui Facebook.

Rosidi akhirnya mengajak kopi darat kenalannya itu dengan mengaku sebagai wartawan. Setelah bertemu di Pantai Ria Kenjeran, Rosidi mengaku kepada kenalannya bahwa kantor medianya membutuhkan wartawan. Kenalannya itu akhinya percaya.

"Setelah korban percaya, motor korban dibawa kabur dengan alasan akan dipinjam ke kantornya sebentar," sebut Agung.

Padahal, lanjut Agung, pelaku membawa motor itu ke tukang stiker di Jalan kawasan Kejawan Lor Batu, Surabaya. Di tempat pemasangan stiker ini, Rosidi mengaku sebagai anggota polisi reserse.

Hal itu dilakukan untuk bekal meminjam motor dari tukang stiker. Sementara motor dari korban pertama, ditinggal karena sedang dipasang stiker.

"Dibawanya motor tukang stiker itu dengan alasan akan menjemput temannya. Padahal, motor itu dibawa lagi ke tukang stiker Jalan Gentengkali dan dengan modus yang sama, pelaku ke tukang stiker Jalan Ngaglik," ulas Agung.

Aksi Rosidi berakhir pada tukang stiker ketiga di Jalan Ngaglik tersebut. Rosidi membawa kabur motor tukang stiker itu dan hendak dijualnya. Namun saat menghubungi beberapa penadah, Rosidi membawa pulang motor curiannya itu. Tapi aksinya terendus dan dirinya ditangkap.

Dalam pengakuannya, Rosidi mengaku butuh banyak uang untuk merayakan ulang tahunnya bersama teman-temannya di kafe.

"Saya terpaksa. Sebab bulan ini saya ulang tahun dan harus menraktir teman-teman," aku Rosidi.

Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Budi Sugiharto

Baca Juga: Ajak Pesta Miras Petugas Jaga, Pemuda di Tulungagung Bobol Kantor Disbudpar

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.