Sabtu, 20 Jun 2026 23:54 WIB

Sekolah Terancam Roboh akibat Tanah Gerak, Ini Langkah Bupati Ipong

Bupati Ipong meninjau SDN 2 Tugurejo yang terancam roboh akibat tanah gerak
Bupati Ipong meninjau SDN 2 Tugurejo yang terancam roboh akibat tanah gerak

jatimnow.com - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni meninjau lokasi bencana tanah gerak di Desa Tugurejo, Kecamatan Slahung dan melihat bangunan SDN 2 Tugurejo yang terancam roboh.

"Saya akui, pasca kejadian 4 tahun silam tidak dilakukan kordinasi secara terpadu. Sehingga pengambilan keputusannya tidak bisa cepat dan akibatnya lagi tidak bisa mencarikan solusi yang terbaik," kata Bupati Ipong, Senin (10/2/2020).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Baca juga: Tanah Gerak, Bangunan SDN 2 Tugurejo Ponorogo Terancam Roboh

Namun, Bupati Ipong tidak mau saling menyalahkan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo akan membentuk tim percepatan untuk melakukan relokasi sekolah.

"Faktanya, tanah kemungkinan bergerak kembali itu masih ada. Makanya ketika ada usulan dari kepala desa untuk dibangun yang jaraknya dari sini 200 meter itu tidak direkomendasi oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG)," ujarnya.

"Menurut mereka (PVMBG) tidak direkomendasi areal di sini karena rawan. Makanya pemerintah tidak berani membangun. Kalau di sini dibangun dan terjadi lagi itu salah," imbuhnya.

Baca Juga: Kejari Jember Periksa 20 Saksi Terkait Dugaan Korupsi Dana BOS

Ia menyebut, jika direlokasi atau dipindah ke tempat yang jauh maka warganya banyak yang mengaku keberatan.

"Makanya saya buat SK membentuk tim yakni satgas relokasi dan pemukiman terdampak tanah gerak," jelasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Khusus untuk bangunan sekolah, Bupati Ipong meminta ada keputusan dalam waktu sebulan ini. Jika ingin dipindah, harus ada keputusannya.

Nantinya, ketua tim satgas yang ditunjuk adalah wakil bupati. Dia juga meminta semua pihak taat dan patuh terhadap ketua tim satgas.

"Ya nanti disediakan mobil siaga untuk mengangkut siswa dari rumah masing-masing," terangnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.