Selasa, 16 Jun 2026 03:30 WIB

Puluhan Remaja di Surabaya Diduga Hendak Tawuran Dibubarkan

Senjata tajam yang disita Satpol PP Kota Surabaya dari puluhan remaja yang diduga hendak tawuran
Senjata tajam yang disita Satpol PP Kota Surabaya dari puluhan remaja yang diduga hendak tawuran

jatimnow.com - Puluhan remaja bersenjata tajam diduga hendak tawuran di Simpang Empat Ngaglik, Surabaya, dibubarkan. Mereka diduga anggota gengster yang selama ini meresahkan para pengguna jalan dan warga sekitar.

Puluhan remaja itu diamankan Satpol PP Kota Surabaya, sekitar pukul 13.30 Wib, Jumat (7/2/2020). Dari sekitar 60 remaja yang berkumpul di lokasi, tiga anak di bawah umur di antaranya berhasil diciduk.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kami mengamankan barang bukti celurit, seng bentuk gergaji, gesper dengan kepala gir, parang dan gir lengkap dengan pedal sepeda," kata Kabid Ketertiban umum dan Ketentraman masyarakat Satpol PP Kota Surabaya, Piter Frans Rumaseb.

Ia menjelaskan, anggotanya menuju TKP setelah mendapat informasi salah satu warga yang datang ke Kantor Satpol PP Kota Surabaya, Jalan Jaksa Agung Suprapto. Warga itu bercerita bila melihat sekumpulan dua kelompok remaja sedang berkumpul di Jalan Kapasari dan Jalan Kusuma Bangsa.

"Mereka sepertinya hendak tawuran, karena sudah saling mengacungkan senjata tajam," ungkap Piter.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Para remaja itu lari tungganglanggang setelah melihat sejumlah anggota Satpol PP tiba di lokasi. Petugas juga dibantu warga sekitar yang mengikuti berita maraknya gangster di Surabaya.

"Saat anggota kami datang, senjata tajam yang mereka pakai dilempar ke selokan. Dari sekitar 60 remaja, kami ciduk tiga anak, yang langsung kami bawa ke kantor," bebernya.

Namun, setelah ditanya terkait gengster, ketiga anak itu berdalih tidak mengetahui Geng All Star maupun Jawara serta lainnya yang selama ini menyebar 'teror' di media sosial masing-masing.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Salah satu dari tiga anak yang kami amankan mengaku, mereka dipaksa dan diancam oleh teman-temannya agar harus ikut," tambah Piter.

Setelah melakukan pendataan, personel Satpol PP dan petugas Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya akan membawa ketiga anak itu ke Polrestabes Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.