Senin, 15 Jun 2026 06:01 WIB

Pilwali Surabaya, Machfud Arifin Ajak Warga Hindari Permusuhan

Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin pada kegiatan Sapa Warga di Tambak Asri, Surabaya
Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin pada kegiatan Sapa Warga di Tambak Asri, Surabaya

jatimnow.com - Bakal calon Wali Kota Surabaya Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengajak warga Kota Pahlawan untuk tidak saling bermusuhan.

Selain itu diharapkan warga tidak menyebarkan hoaks di Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Machfud berharap, warga tetap dalam satu bingkai yakni Surabaya lebih maju.

"Tentunya perbedaan boleh tapi tidak bisa membuat bermusuhan. Jangan karena beda pilihan menjadi bermusuhan antar tetangga," kata Machfud Arifin di sela acara Sapa Warga di Tambak Asri, Surabaya, Kamis (6/2/2020).

"Ini pilih figur wali kota. Nggak usah menjadi perseteruan. Beda boleh tapi tetap satu dalam bingkai Surabaya lebih maju," tambahnya.

Mantan Kapolda Jatim ini juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan berita bohong atau hoaks.

"Kita imbau untuk tidak melakukannya. Itu kan kategori bisa menjadi kejahatan, pelanggaran. Polisi pasti bertindak," jelasnya.

Machfud yang pernah menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Selatan dan Kapolda Maluku Utara menceritakan, sedikit banyak juga terlibat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat pada proses pemilihan legislatif (pileg), pemilihan presiden (pilpres) hingga pemilihan gubernur (pilgub).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin mengajak warga tidak saling bermusuhan

Termasuk menindak tegas pada pelaku penyebaran berita bohong atau hoaks.

"Saya dulu mantan kapolda, sedikit banyak dalam proses pemilihan legislatif, pemilihan presiden sebelumnya, pasti melakukan tindak tegas terhadap hoaks-hoaks yang dilakukan sampai penghinaan terhadap kepala negara, macam-macam. Itu kita hindari dan kita imbau tidak melakukan hal itu," harapnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Purnawirawan perwira tinggi polisi dengan pangkat bintang dua ini berharap kepada warga Surabaya untuk cerdas memilih pemimpin.

"Tentunya kita berharap kepada warga Surabaya untuk cerdas memilih pemimpin, ini penting. Bukan sekedar yang hanya melihat pemimpin itu dengan kamuflase dengan hoaks-hoaks. Kita lihat figur yang kemudian mengadu program itu saja," ujarnya.

Arek Ketintang Surabaya ini juga berharap tidak ada kampanye hitam atau black campaign di Pilwali Surabaya 2020.

"Kita berharap jangan ada black campaign. Saya nggak mau black campaign. Memilih pemimpin yang cerdas dengan cara melihat programnya, siapa yang bersangkutan. Saya dan mungkin siapa yang akan berhadapan dengan saya nanti itu dilihat apa yang sudah dikerjakan dan next ke depan apa yang mau dikerjakan, itu saja program," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.