Minggu, 14 Jun 2026 21:03 WIB

Menimbang Peluang Duet Ma-Ma di Pilwali Surabaya

Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin
Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin

jatimnow.com - Setelah mendapatkan banyak dorongan dari tokoh masyarakat di Jawa Timur, mantan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin akhirnya serius untuk maju sebagai bakal calon wali kota Surabaya.

Namun, sampai sekarang masih belum diketahui siapakah pendamping Machfud Arifin pada Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya tahun ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ada beberapa figur yang bisa saja digandeng sebagai bakal calon wakil wali kota (bacawawali) seperti dari birokrat, pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hingga artis.

Apakah artis asal Surabaya Maia Estianty berpeluang bakal mendampingi Machfud?

Bagaimanakah peluang Machfud Arifin-Maia Estianty (Ma-Ma) memenangkan Pilwali Surabaya?

"Dalam konteks Pilwali Surabaya yang kompetitif, menurut saya duet Mama beresiko besar. Sejauh yang saya amati, Maia menonjol sebagai artis dan sejauh ini artis hanya efektif sebagai vote getter bukan sebagai calon yang ikut kontes," kata pengamat politik dari Surabaya Survei Center (SSC) Surokim Abdussalam, Rabu (5/2/2020).

Ia menambahkan, ada problem kapasitas dan kompetensi yang harus bisa segera ditunjukkan kepada publik Surabaya.

Maia Estianty (Foto Istimewa)

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Dan itu sungguh tidak mudah dalam waktu singkat. Jadi menggaet artis sebagai daya tambah di Kota Surabaya yang pemilih rasionalnya sedang tumbuh, sungguh beresiko," paparnya.

Surokim yang juga pengajar di kampus negeri di Universitas Trunojoyo Madura menerangkan, mengkonversi popularitas menjadi elektabilitas dalam pemilihan kepala daerah langsung untuk calon berlatar belakang artis selama ini untuk wilayah perkotaan, decrease-nya signifikan banget bisa sangat tajam.

"Sejauh ini artis masih perkecualian dalam pilkada angkanya anomali banget. Kecuali artis bisa menunjukkan kapasitas pendidikan dan kompetensi pada voter itu pun jumlahnya tidak banyak," terangnya.

Surokim menegaskan kembali resiko menggandeng artis di pemilihan kepala daerah secara langsung.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Amat beresiko menggandeng tokoh artis di pilkada wilayah urban dengan jumlah pemilih besar serta pertumbuhan pemilih rasional yang signifikan," jelasnya.

Sebelumnya, mantan Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin di Jawa Timur Machfud Arifin mendapatkan dukungan dari beberapa partai untuk maju sebagai bakal calon Wali Kota Surabaya di Pilwali Surabaya 2020.

Purnawirawan perwira tinggi polisi yang asli Arek Suroboyo ini mendapatkan rekomendasi sebagai calon wali kota dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Demokrat dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Tidak menutup kemungkinan akan juga mendapatkan dukungan dari Partai Golkar.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.