Senin, 15 Jun 2026 23:55 WIB

Keberadaan Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Palsu Mulai Terendus

  • Penulis :
  • | Selasa, 01 Mei 2018 13:56 WIB
 Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, saat jumpa pers.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto, saat jumpa pers.

jatimnow.com - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya terus memburu keberadaan para penipu yang mencatut nama Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Hingga saat ini, besar dugaan bahwa kelompok penipu ini lebih dari satu orang. Makanya, pihak kepolisian terus menyisir beberapa daerah yang disinyalir menjadi tempat persembunyian mereka. Komplotan ini pun sudah semakin terendus.

Baca Juga: Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

"Beberapa tempat sudah kami singgahi. Tim kami masih terus bekerja di lapangan untuk mengidentifikasi tempat persembunyian para pelaku," kata Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Tinton Yudha Riambodo, Selasa (1/5/2018).

Menurut Tinton, dugaan bahwa para pelaku lebih dari satu orang tersebut, menyusul laporan dari sejumlah korban yang mengatakan bahwa ada penelpon yang mengatasnamakan AKBP Antonius Agus Rahmanto.

Padahal, sebelumnya penelpon lain mengatasnamakan ajudan Kapolres. "Jadi, mereka menipu korban dengan cara menelpon," beber Tinton.

Korban sendiri, lanjut Tinton, sudah ada beberapa orang yang melapor. Sedikitnya, sudah ada 7 korban. Kerugian yang dialami korban beragam. Paling sedikit tercatat yaitu Rp 150 Juta.

Lantas, dari kalangan apa para korban-korban ini?. Sayangnya, Tinton masih belum mau membeberkannya.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

Sebelumnya, AKBP Antonius Agus Rahmanto menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam. Timnya sudah disebar untuk memburu sindikat penipuan yang mencatut namanya itu. Dia menduga, para penipu itu merupakan sindikat besar dan profesional.

Alumnus AKPOL (Akademi Kepolisian) tahun 2000 ini mengimbau kepada siapapun. Agar tidak percaya dengan orang yang menelpon atau sms dengan mengatasnamakan dirinya. Sebab, dirinya tidak pernah meminta sumbangan dalam bentuk apapun.

Penipuan mengatasnamakan dirinya itu, disampaikan pertama kali oleh Agus pada Senin (25/4/2018) lalu. Pada Senin itu pula, Agus meminta siapapun yang menjadi korban, agar segera melapor ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak atau kantor kepolisian terdekat.

 

Baca Juga: Akal Bulus Komplotan Penipu di Gresik Bikin Sales Susu UHT Asal Kediri Rugi Puluhan Juta

Reporter: Narendra Bakrie

Editor: Arif Ardianto

 

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.