Selasa, 16 Jun 2026 16:47 WIB

Ketika Kepala Dinas PU Nyemplung Got saat Surabaya Hujan Deras

Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati masuk ke dalam saluran air atau got yang berada di Jalan Gubernur Suryo
Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati masuk ke dalam saluran air atau got yang berada di Jalan Gubernur Suryo

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melakukan pengecekan di beberapa titik Kota Pahlawan untuk mengantisipasi banjir atau genangan.

Pada Jumat, (31/1/2020) lalu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bersama jajaran mengecek lokasi saluran air atau got yang ada.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Lokasi peninjauan pertama yakni, di Jalan Gubernur Suryo. Wali Kota Risma meminta Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati agar mengecek saluran air karena yang ada di Jalan Gubernur Suryo dengan Jalan Simpang Dukuh tidak terkoneksi dengan baik karena ukurannya tidak sama.

Dalam foto, Erna Purnawati masuk ke saluran bersama Tim Satgas PU.

"Yang ada di Jalan Gubernur Suryo itu kurang lebih ukurannya (saluran) sekitar 150 sentimeter (cm). Kemudian, di Simpang Dukuh namanya pompa kenari itu ukurannya sekitar 50 cm. Artinya air tidak bisa berbagi dengan baik," kata Erna.

Wali Kota Risma dan Kepala Dinas PU Bina Marga dan Pematusan, Erna Purnawati 

Ia menjelaskan setiap saluran, dibangun dengan waktu yang berbeda-beda. Ada yang mulai dibangun tahun 2003, bahkan ada pula yang sudah ada sejak zaman dahulu kala tepatnya di zaman Belanda.

"Nah, itulah mengapa, saluran yang ada di depan Grahadi mau nyambung ke saluran kenari itu betul-betul kecil. Jadi airnya tidak bisa mengalir. Maka harus dikoneksikan supaya airnya bisa mengalir dengan baik," terangnya.

Setelah satu jam meninjau saluran di sekitar Jalan Gubernur Suryo, Wali Kota Risma kemudian bergeser menuju Jalan Dharmawangsa.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Erna mengaku, di dalam saluran tersebut, ternyata banyak ditemukan bekas minyak tanah limbah dari rumah tangga yang menggumpal. Sehingga mengakibatkan saluran tidak bisa bekerja dengan baik.

"Kalau untuk Jalan Dharmawangsa itu satu aliran dengan Jalan Profesor Mustopo. Ditemukan itu masalahnya, jadi tersumbat oleh limbah minyak," katanya.

Karena itu kemudian, ketika hujan deras semalam, air di daerah sekitar Dharmawangsa ada yang langsung surut dan beberapa titik masih masih tergenang. Maka itu, petugas dari dinas terkait langsung mengeksekusi dengan mendatangkan alat berat berupa ekskavator.

Erna Purnawati masuk ke dalam saluran air (got) di Gubernur Suryo 

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

"Langsung dilakukan pengerukan," ungkapnya.

Lokasi ketiga yang dikunjungi Wali Kota Risma adalah Taman Mayangkara. Di sana, ia bersama jajaran Dinas Kebersihan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) memantau saluran air di sekitar Taman Mayangkara, tepat di seberang Rumah Sakit Islam (RSI)

Dalam tinjauannya itu, Wali Kota Risma meminta para petugas DKRTH untuk membersihkan saluran yang mengitari taman.

"Pak, tolong tanahnya ini dikeruk," instruksi Wali Kota Risma sembari menunjuk ke arah saluran.

Tak sekadar membersihkan saluran. Wali Kota Risma juga meminta para petugas kebersihan untuk membersihkan area taman yang berukuran 50 cm x 100 cm itu. Satu unit alat berat juga dikerahkan untuk mengambil tumpukan sampah untuk kemudian dimasukkan ke atas dump truk.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.