Kamis, 18 Jun 2026 04:59 WIB

Pembunuhan Wanita di Surabaya, Pelaku dan Korban Sempat Makan Bersama

Suasana lokasi pembunuhan wanita di Petemon Barat, Surabaya
Suasana lokasi pembunuhan wanita di Petemon Barat, Surabaya

jatimnow.com - Polisi terus memburu terduga pelaku pembunuhan terhadap Mardiana (45), di rumah kos Jalan Petemon Barat, Sawahan, Surabaya, Kamis (30/1/2020). Terduga pelaku merupakan mantan suami siri korban.

Informasi yang didapat jatimnow.com, mantan suami korban datang ke rumah kos korban dengan menggunakan motor. Bahkan sebelum menghabisi nyawa korban, terduga pelaku sempat makan bersama dengan korban.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Namun tak lama berselang, warga mendengar terduga dan korban adu mulut. Meski begitu, warga tidak berani naik ke lantai dua rumah kos tersebut untuk melerai. Sampai akhirnya warga melihat terduga lari meninggalkan rumah kos itu dengan memegang sebilah pisau.

Melihat itu, sejumlah warga baru berani naik ke lantai dua dan mendapati korban terkapar tak bernafas dengan kondisi bersimbah darah. Sejumlah luka tusuk dan sayatan ditemukan pada tubuh korban.

Baca juga:  

"Pelaku pembunuhan diduga kuat mantan suami siri korban," terang Kanit Reskrim Polsek Sawahan, Iptu Ristitanto.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah melakukan identifikasi dan olah TKP, Tim Inafis Polrestabes Surabaya mengevakuasi jasad korban ke Kamar Mayat RSU dr Soetomo, Surabaya untuk proses autopsi.

Menurut Risti, dari TKP, ia dan timnya hanya menyita motor Honda Beat warna biru milik terduga pelaku. Sedangkan senjata tajam yang dipakainya untuk menghabisi nyawa korban, tidak ditemukan diduga dibawa kabur.

"Kami masih melacak keberadaan mantan suami siri korban itu. Karena setelah peristiwa tersebut, mantan suami sirinya melarikan diri," tambah Risti.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk melakukan pengejaran terhadap pelaku, Unit Reskrim Polsek Sawahan dibackup Unit Resmob dan Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Korban meninggalkan tiga anak, yaitu dua laki-laki dan seorang perempuan. Masing-masing anaknya berumur 22, 13 dan 9 tahun. Anak-anak korban langsung ditangani Tim Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP5A) Kota Surabaya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.