Selasa, 16 Jun 2026 07:52 WIB

Penjual Pentol Bakso Diduga Berisi Daging Tikus Hentikan Dagangannya

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Selasa, 28 Jan 2020 16:42 WIB
Video pentol bakso berisi benda mirip daging tikus yang beredar
Video pentol bakso berisi benda mirip daging tikus yang beredar

jatimnow.com - Kasus video viral pentol bakso berisi benda mirip daging sapi di Madiun, masih dalam penyelidikan polisi. Menanggapi video itu, sang penjual bakso akhirnya angkat bicara.

Saat warung baksonya didatangi sejumlah wartawan, sang penjual mengaku santai menanggapi kasus tersebut. Ia pun mulai bercerita ada dua pembeli datang ke warungnya. Bakso yang dibeli itu tidak habis lalu dibungkus dengan tambahan satu porsi.

Baca Juga: Heboh Video Penampakan Hantu di Rel Kereta Api Ketapang Probolinggo, Ini Faktanya

"Sepertinya di rumahnya itu dibongkar lalu divideo, kemudian diviralkan. Saya sendiri juga kaget," kata sang penjual bakso itu saat ditemui di warungnya, Selasa (28/1/2020).

Baca juga:  

Selama dua tahun berjualan bakso, ia mengaku tidak pernah ada masalah. Pentol baksi yang dijualnya itu tidak dibuatnya sendiri, tetapi kulakan dari salah satu pembuat pentol bakso di Kabupaten Nganjuk.

Baca Juga: Sempat Padam Tadi Malam, Pasokan Listrik Subsistem Ngimbang Kembali Aman

Dia juga menyebut, setelah video itu viral, ia sudah dimintai keterangan sejumlah anggota Polres Madiun dan Dinas Kesehatan Madiun. Mereka juga mengambil sampel pentol bakso yang dijualnya.

Setelah dimintai keterangan polisi dan dinas kesehatan, ia mengaku sudah tidak lagi menjual bakso dan hanya menjual mi ayam, sesuai dengan arahan kedua instansi tersebut.

"Ya mau bagaimana lagi, sekarang saya hanya jualan mi ayam," tambahnya.

Baca Juga: Anggota DPRD Jember yang Main Game dan Merokok saat Rapat Minta Maaf: Saya Khilaf

Selain itu, pascavideo itu viral, pelanggannya menurun drastis. Bila sebelumnya ia bisa menjual 40 porsi setiap hari, saat ini tinggal 20 porsi setiap hari.

"Semoga masalah ini cepat selesai," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.