Minggu, 21 Jun 2026 01:56 WIB

Cegah Virus Corona, Alat Deteksi Suhu Tubuh Dipasang di Bandara Juanda

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengecek alat pendeteksi suhu tubuh di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengecek alat pendeteksi suhu tubuh di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau kesiapan petugas dan alat tim kesehatan imigrasi di Terminal 2 Bandara Internasional Juanda Sidoarjo. Alat tersebut dipakai untuk mengantisipasi masuknya virus corona ke Jatim.

Dalam peninjauan Jumat (24/1/2020) itu, Gubernur Khofifah ingin memastikan alat pendeteksi suhu tubuh Body Thermal Scanner (BTS) yang dipasang di terminal kedatangan Bandara Juanda International itu berfungsi optimal. Terutama bagi penumpang kedatangan internasional.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Gubernur Khofifah menyebut, alat itu disediakan sebagai bentuk kesiapsiagaan serta kewaspadaan agar masyarakat Jawa Timur tidak khawatir dan tidak terjangkit virus baru tersebut.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) RI, penularan Virus Corona diduga berasal dari hewan ke manusia. Sebab kasus yang muncul di Wuhan, Tiongkok China, semua yang terjangkiti memiliki riwayat kontak dengan hewan.

Gubernur Khofifah menjelaskan, pada 5 Januari 2020, Menteri Kesehatan mengirimkan surat edaran kepada Kepala Dinas Kesehatan yang berisikan antisipasi dan kewaspadaan secara lebih seksama.

Untuk meningkatkan kewaspadaan, Ia meminta seluruh penerbangan internasional dari China mengisi kartu kewaspadaan kesehatan. Harapannya, jika masing-masing penumpang mengisi kartu kewaspadaan kesehatan tersebut, bisa terdeteksi secara awal gejala yang dimiliki.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengecek kesiapan tim kesehatan di Bandara Internasional Juanda dalam rangka pencegahan virus coronaGubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat mengecek kesiapan tim kesehatan di Bandara Internasional Juanda dalam rangka pencegahan virus corona

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Hari ini kita bisa lihat alat deteksi suhu tubuh bekerja. Bagi penumpang yang memiliki suhu tubuh di atas 38 derajat celcius akan diperiksa oleh tim kesehatan dari bandara. Mudah-mudahan ini bisa memberikan perlindungan masyarakat dengan baik sehingga ketika mereka berada di Provinsi Jawa Timur merasa aman dari virus corona," ungkapnya.

Gubernur perempuan pertama di Jawa Timur ini memastikan bahwa Pemprov Jatim akan memproteksi warganya dengan menyiagakan ruang isolasi yang telah disiagakan di RSU dr Soetomo, RSUD Soedono Madiun dan RS Saiful Anwar Malang.

"Jadi siapapun yang ada di Jatim, kita ingin memberikan proteksi dengan baik. Seluruh tim dari ketiga rumah sakit itu dalam keadaan yang sudah terkoordinasikan. Saya juga minta dinas kesehatan untuk terus memonitor," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas I Surabaya dr. M. Budi Hidayat menjelaskan bahwa Bandara International Juanda memiliki alat pendeteksi suhu tubuh yaitu Body Thermal Scanner. Body Thermal Scanner merupakan alat pendeteksi tubuh yang diperuntukkan bagi penumpang kedatangan internasional di bandara dan pelabuhan.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Alat ini mampu mendeteksi setiap penumpang dalam radius sampai 10 meter. Alat ini disetting jika suhu tubuh berada di atas 38 derajat celcius alarm akan berbunyi sebagai pertanda bahwa penumpang tersebut perlu diidentifikasi di ruang isolasi bandara untuk selanjutnya dirujuk ke tiga rumah sakit Pemprov Jatim yang telah ditunjuk," paparnya.

Ia melanjutkan, peningkatan suhu tubuh dari penumpang adalah tanda utama dari gejala penyakit atau infeksi, salah satu di antaranya virus corona.

"Kalau sudah terdeteksi, diperiksa oleh dokter apakah penyakit berkaitan dengan virus atau tidak. Jika terdeteksi akan dilakukan di ruang perawatan dan isolasi di RSU dr. Soetomo, RS Dr. Saiful Anwar dan RSUD Dr. Soedono," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.