Senin, 15 Jun 2026 22:08 WIB

Meraba Jumlah Pasangan Calon yang akan Bertarung di Pilwali Surabaya

Posko pemenangan Machfud Arifin di Jalan Basuki Rahmat Surabaya
Posko pemenangan Machfud Arifin di Jalan Basuki Rahmat Surabaya

jatimnow.com - Partai politik akan membangun koalisi agar dapat memenuhi syarat bisa mengusung pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya di pilwali tahun ini.

Partai politik yang memiliki kursi di DPRD Surabaya, hanya PDI Perjuangan (PDIP) yang tidak harus koalisi.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

PDIP satu-satunya partai yang memiliki 15 kursi di DPRD Surabaya. Sedangkan batas minimal untuk bisa mengusung pasangan calon adalah 10 kursi.

Saat ini nama yang beredar sebagai calon wali kota yang akan diusung PDIP adalah Eri Cahyadi. Eri adalah anak buah Wali Kota Tri Rismaharini yang saat ini sebagai Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

Machfud Arifin menerima rekomendasi dari elite PKB

Namun dia tidak mendaftar ketika PDIP Surabaya melakukan penjaringan. Saat itu yang mendaftar dari kader maupun non kader.

Dari kader termasuk Whisnu Sakti Buana yang saat ini menjadi wakil wali kota Surabaya. Dia juga pernah menjadi ketua PDIP Surabaya sebelum digantikan oleh Adi Sutarwijono. Eri bisa saja nantinya mendaftar melalui DPP PDIP.

Sedangkan partai-partai di luar PDIP seperti Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sudah menyerahkan rekomendasi calon wali kota Surabaya kepada Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin.

Beberapa partai lainnya juga sudah merapat maupun memberikan sinyal untuk mengusung mantan Kapolda Jatim itu. Seperti, Partai Gerindra, Partai Demokrat, NasDem serta beberapa partai lainnya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Kepala Bappeko Eri Cahyadi

Partai di luar PDIP sepertinya tak ingin ketinggalan kereta di Pilwali Surabaya. Apakah mereka akan bergabung dengan PDIP, atau berkoalisi bersama partai-partai lainnya yang sudah memberikan rekom ke Machfud Arifin?

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

Pengamat politik dari Surabaya Survey Center (SCC) Surokim Abdussalam mengatakan, apabila peluang bergabung dengan PDIP sangat sulit, maka ada peluang bagi partai lainnya untuk berkoalisi mengusung Machfud Arifin.

"Jika PDIP kian sulit ditembus, maka pilihan untuk merapat ke MA (Machfud Arifin) akan kian besar. Apalagi bagi partai yang jumlah kursinya kecil, jelas tidak mau menunggu lama-lama dan ingin kejelasan di Pilwali Surabaya," terang Surokim, Rabu (22/1/2020).

Surokim yang juga pengajar di Universitas Trunojoyo Madura (UTM) menilai kemungkinan adanya calon tunggal di Pilwali Surabaya sangat kecil.

Machfud Arifin bersama pimpinan Partai NasDem di Jakarta

Alasannya, pemilih di Surabaya cukup heterogen alias beragam latar belakangnya. Kedua, pertumbuhan pemilih rasional kritis amat signifikan.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Ketiga, akan jadi preseden buruk bagi partai- partai bila pemilihan wali kota hanya diikuti satu pasangan calon saja. Keempat, konfigurasi partai-partai di Surabaya tidak memungkinkan satu pasangan calon.

"Akan mampu mendorong semua partai. Kelima, masih mungkin ada calon independen yang bisa memenuhi syarat," katanya.

Selain itu calon tunggal, kata Surokim, berisiko meningkatkan apatisme publik.

"Dan bisa menjadi voters Surabaya akan melawan dengan memilih bumbung kosong," tuturnya.

Dari prespektif politik, itu juga tidak sehat bagi demokrasi elektoral kota besar dengan pemilih lebih dari 2 juta.

"Menurut saya kok nggak mungkin (pasangan calon tunggal)," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.