Minggu, 14 Jun 2026 19:20 WIB

Datangkan 7 Kendaraan Pengangkat Peti Kemas, ini Alasan Pelindo III

  • Penulis :
  • | Senin, 30 Apr 2018 15:59 WIB
ilustrasi/foto: istimewa
ilustrasi/foto: istimewa

jatimnow.com - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III sepanjang tahun 2018 berencana mendatangkan total tujuh kendaraan pengangkat petikemas atau "reach stacker" untuk ditempatkan di beberapa pelabuhan.

"Bertambahnya reach stacker akan meningkatkan produktivitas operasional di lapangan penumpukan. Sehingga produktivitas terminal petikemas Pelindo III akan terus meningkat seiring peningkatan arus petikemas," kata CEO Pelindo III Ari Askhara, di Surabaya, Senin (30/4/2018).

Ia mengatakan, sebagian kendaraan pengangkat petikemas ditempatkan di luar Jawa, sebagai perhatian lebih pada pengembangan pelabuhan di sana untuk mendorong perekonomian setempat.

"Kami harap bisa meningkatkan efektivitas kinerja. Pemilik barang yang mengirim barangnya via pelabuhan juga akan menikmati manfaat biaya logistik yang lebih efisien," katanya.

Selain itu, diharapkan industri akan semakin bergeliat dan di level masyarakat daya beli bisa meningkat.

"Keberadaan alat akan menekan potensi adanya keterlambatan layanan akibat antrean, dan jika ada alat yang perlu direparasi, peralatan pengganti sudah tersedia," ujarnya.

Engineering and ICT Director, Pelindo III, Husein Latief, mengatakan, lima dari tujuh alat itu ditempatkan masing-masing di Pelabuhan Tanjung Perak, Terminal Teluk Lamong, serta di Kalimantan Tengah untuk Pelabuhan Sampit dan Pelabuhan Kumai.

"Alat itu, selain dilengkapi mesin berteknologi baru pabrikan Volvo yang lebih bertenaga dengan kapasitas angkat hingga 31 ton pada row kedua, juga lebih hemat bahan bakar, sehingga lebih hemat biaya operasional dan yang terpenting lebih ramah lingkungan," katanya.

Ia mengatakan, komposisi alat memiliki panjang 6,25 meter, dengan kapasitas angkat cukup besar, dan dilengkapi fitur untuk bermanuver dengan baik di tempat sempit dan mampu mengangkat petikemas di tingkat dua dengan posisi pengambilan miring dan mengurangi risiko tipping/overload.

Baca Juga: Wabup Sidoarjo Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana, Janji Benahi Birokrasi

Editor: Budi Sugiharto
Sumber: Antara

Baca Juga: Akselerasi Pembangunan Jember, Gus Fawait Lantik Achmad Imam Fauzi Jadi Pj Sekda

Editor : Budi Sugiharto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.