Jumat, 12 Jun 2026 21:49 WIB

Bawa Sabu, Dosen Matematika PTS di Surabaya Ditangkap

Dosen salah satu PTS di Surabaya diamankan dengan barang bukti sabu
Dosen salah satu PTS di Surabaya diamankan dengan barang bukti sabu

jatimnow.com - Nono Supriyadi (52), seorang dosen Fakultas Ekonomi Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kota Pahlawan ditangkap Unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya.

Dosen Matematika itu ditangkap pada Selasa (14/1) malam di pinggir Jalan Semolowaru karena membawa satu poket narkotika jenis sabu di dalam mobilnya.

Baca Juga: Dua Bulan Operasi, 192 Bandit Jalanan Surabaya Dikerangkeng

"Penangkapan tersangka bermula dari informasi masyarakat yang menyebut bahwa adanya penyalahgunaan jenis sabu di sekitaran jalan Semolowaru," kata Kasatreskoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian, Minggu (19/1/2020).

Dari informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dengan menempatkan anggota di beberapa titik yang kerap dikunjungi tersangka.

Setelah mencari keberadaan tersangka, polisi mendapati mobil milik dosen yang tinggal Jalan Semolowaru Bahari Blok X Surabaya itu melintas di sekitar tempat tinggalnya.

"Setelah dipastikan, anggota kemudian menghentikan mobil yang dikendarai tersangka," lanjut alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2002 itu.

Baca Juga: Polisi Bongkar Jaringan Narkotika Madura-Gresik, Sita 200 Gram Sabu

Dosen yang berperawakan tegap dengan kumis tebal itu ditangkap anggota unit I Satreskoba Polrestabes Surabaya. Dari penggeledahan di mobil tersangka, petugas berhasil menemukan barang bukti satu plastik berisi sabu-sabu.

"Awalnya tersangka sempat berkilah dan menolak untuk diperiksa. Namun, anggota tetap melakukan penggeledahan. Hasilnya, ditemukan plastik klip yang kami duga kuat adalah narkotika jenis sabu-sabu," tegasnya.

Di depan penyidik, tersangka mengaku memperoleh barang haram itu dari seorang perempuan yang merupakan istri dari sahabat Nono.

Transaksi itu dilakukan di kawasan Pucang Lapangan, dengan harga Rp 400 ribu per poket.

Baca Juga: Sindikat Mobil Bodong dan STNK Palsu Jaringan Pasuruan-Surabaya Dibongkar

"Masih kami buru yang bersangkutan (pelaku perempuan, red)," tandas Memo.

Nono mengaku kristal haram itu baru akan dikonsumsi keesokan harinya. Sementara itu, terakhir dia menggunakan sabu itu pekan lalu.

"Terakhir minggu lalu pak di sekitar jalan Bratang Binangun bersama dua teman saya (inisial FR dan ST). Kalau pakai ya di mobil, parkir pinggir jalan. Biar tidak ketahuan," kata Nono.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.