Minggu, 21 Jun 2026 08:30 WIB

Kawasan Mayjen Sungkono Banjir, Pemkot Surabaya Salahkan Darmo Park

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M Fikser
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M Fikser

jatimnow.com - Kawasan pertokoan Darmo Park II di Jalan Mayjen Sungkono Surabaya sempat tenggelam terendam banjir saat hujan mengguyur Kota Pahlawan, pada Rabu (15/1/2020). 

Akibatnya, sejumlah motor dan mobil yang sedang terparkir di Komplek Darmo Park II Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya, tenggelam,

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya merasa terkendala dengan pengembang Darmo Park yang tidak mau diperbaiki saluran airnya.

Baca juga: Selain Darmo Park, Kampung Gubernur Khofifah Juga Banjir

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, M Fikser mengatakan berbagai upaya telah dilakukan pemkot untuk mengantisipasi banjir di kawasan tersebut.

"Di daerah Mayjen Sungkono itu kan struktur tanahnya cekungan paling dalam di sekitar situ. Jadi di situ kalau hujan besar, pasti di situ menjadi genangan," katanya, Kamis (16/1/2020).

Mantan Kabag Humas Pemkot Surabaya ini menambahkan, pemkot telah melakukan berbagai upaya. Diantaranya, berkoordinasi dengan pemilik pertokoan Darmo Park, untuk memasang box culvert. Namun, pengembang menolaknya.

"Kami sudah berkoodinasi dengan pemilik pengembang di situ, supaya akses di situ dibongkar. Kita pasang box culvert, itu salurannya mengecil di situ. Jadi (arus) dari atas ke bawah itu sudah besar. Di tengah-tengah itu mengecil," ujarnya.

"Kita sudah minta kepada pengembangnya untuk kita bongkar, kita pasang box culvert yang besar, lalu pagarnya kita kembalikan. Ini sudah tiga kali Kepala Dinas PU Bina Marga Bu Erna bertemu dengan pengembang. Tetapi belum ada titik temu sampai sekarang," tambahnya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Pejabat asal Papua ini menambahkan, air yang ada di kawasan Mayjen Sungkono salurannya menuju ke rumah pompa Gunungsari. Ada empat pompa serta ada dua pompa sela, yang mengambil paling rendah.

"Padahal di saluran itu ada rumah pompa Gunungsari yang tiga meter kubik per detik sudah bekerja untuk membuang ke Kali Surabaya Gunungsari. Itu jalurnya memang ke sana," terangnya.

Kendala dari pengembang Darmo Park yang menolak saluran air di kawasan tersebut diperbaiki, sehingga Mayjen Sungkono menjadi kawasan langganan banjir di saat hujan dengan intensitas tinggi.

"Memang karena di situlah yang menjadi kendala. Sekarang hari ini Bu Erna ketemu pengembang supaya bagaimana solusi itu segera diselesaikan. Karena apa, ketika terjadi banjir, mereka punya konsumen dan menjadi dirugikan. Kami ingin kawasan itu cepat clear," jelasnya.

Baca Juga: Melihat Jejak Soekarno di Surabaya Melalui Pameran "Aku Arek Suroboyo"

Fikser mengatakan, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini sudah mengetahui jika pemilik atau pengembang di Darmo Park ini tidak mau dibongkar saluran airnya.

"Tahu dan tadi sudah meminta Bu Erna untuk segera menyelesaikan dengan pengembang," tegasnya.

Banjir tidak hanya terjadi di kawasan Darmo Park, Mayjen Sungkono. Tapi juga beberapa wilayah lainnya di Surabaya yang mengalami banjir. Kata Fikser, memang kemarin hujan merata di wilayah Surabaya.

"Hujan merata mulai dari pukul 16.00 Wib hingga pukul 18.00 dan hujan deras. Tetapi semua rumah pompa sudah start. Jadi memang ada beberapa titik yang genang, tapi begitu selesai hujan, banjir atau genangan di situ sudah selesai," tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.