Sabtu, 20 Jun 2026 22:25 WIB

Kisah Kakek Budijono, Pemilik Pohon Kurma Ajwa di Ponorogo

Budijono dengan buah kurma yang ditanamnya
Budijono dengan buah kurma yang ditanamnya

jatimnow.com - Sebuah pohon Kurma Ajwa dengan ketinggian 3 meter sukses dibudidayakan Kakek Budijono di rumahnya di Desa Plosojenar, Kecamatan Kauman, Kabupaten Ponorogo.

Meski hanya punya satu pohon Kurma Ajwa di halaman rumahnya, para pembeli buah yang umumnya tumbuh di negara Timur Tengah itu datang dari berbagai daerah.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Pada pohon milik kakek berusia 64 tahun tersebut, buah kurmanya terlihat menggantung dan terbagi dalam sembilan janjang (seperti buah pisang yang berbuah dalam beberapa tandan).

Menurutnya, saat itu dirinya mendapatkan 15 bibit pohon yang satu famili dengan palem dari kerabatnya.

"Saya tanam semuanya. Ternyata dua tahun, biji-biji tersebut bisa tumbuh. Tapi sekarang, yang bertahan hanya satu pohon," katanya, Kamis (16/1/2020).

Ia mengaku terkejut jika pohon Kurma Ajwa miliknya bisa berbuah sejak tiga tahun lalu. Menurutnya, tidak ada perlakuan khusus dalam merawat pohon kurma tersebut.

"Hanya diberi pupuk seadanya secara berkala dan disiram air dalam waktu tertentu," terangnya.

Selain itu, setiap Idul Adha saat menyembelih hewasn maka darah kurbannya dijadikan pupuk. Dan perawatan khusus lainnya hanya dipasang jaring agar buah kurmanya tidak dimakan kelelawar atau hewan lain.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ia menceritakan, semenjak tiga tahun lalu dirinya seolah mendapat rejeki. Kurma ajwa yang berbuah setahun sekali itu di setiap janjang maka berat buah yang bisa dipanen mencapai 15 kilogram.

"Per kilogramnya harganya Rp 150 ribu dalam kondisi kering. Untuk rentengan satu ons dijual Rp 15 ribu," terangnya.

Ia menyebut, untuk tahun lalu dirinya mendapatkan uang Rp 19 juta dari pohon kurma yang ditanamnya tersebut.

"Karena berat buah per janjang juga tidak selalu sama," sebutnya.

Baca Juga: Antisipasi Kelangkaan Pangan, PDIP Jember Gerak Cepat Tanam Pendamping Nasi

Kakek ini mengaku heran karena yang datang ke tempatnya untuk membeli kurma tersebut tidak hanya datangt dari Ponorogo.

Musim panen kali ini, rumah Budijono mulai ramai tamu sejak tiga hari yang lalu. Mereka datang dari luar kota dan memaksa membeli karena mengaku sangat butuh.

"Misalnya ada yang mencari buah kurma yang masih muda, butuh untuk program kehamilan," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.