Senin, 15 Jun 2026 13:23 WIB

Tebing Longsor di Ponorogo Timpa Dapur Rumah, Kakek ini Enggan Pindah

Tanah longsor menyebabkan dapur rumah Kakek Bonasir rusak
Tanah longsor menyebabkan dapur rumah Kakek Bonasir rusak

jatimnow.com - Tebing longsor yang terjadi di Desa Munggu, Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo membuat dapur rumah Kakek Bonasir rusak tertimpa reruntuhan batu, Rabu (15/1/2020) dini hari.

Meski dapurnya rumahnya rusak tertimpa longsor, kakek berusia 65 tahun ini memilih untuk tetap tinggal di rumahnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Mau pindah kemana? Ndak ada tempat lain soalnya," katanya.

Ia hanya meminta bantuan kepada para tetangganya untuk membersihkan longsor yang telah menimbun bagian dapurnya.

Kakek dengan 3 cucu ini menceritakan jika longsor terjadi pada pukul 03.00 Wib. Kemungkinan besar tebing yang berada di samping rumahnya ambrol karena hujan selama satu jam.

"Hujan terjadi sekitar pukul 16.00 Wib hingga pukul 17.00 Wib," ujarnya.

Saat tebing longsor, dirinya tidak mendengar ada suara gemuruh.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Saya lihat ada satu buah batu jatuh di dapur, itu pun kerikil saja. Tapi lama kelamaan ada batu besar yang jatuh. Keluarga semua saya suruh bangun," lanjutnya.

Ia menyebut jika peristiwa tersebut telah menimpanya dua kali. Yang pertama terjadi pada tiga tahun lalu dan baru kembali terjadi pada Tahun 2020 ini.

"Longsornya lebih parah dulu dan menimpa lemari dan puluhan kwintal gabah," pungkasnya.

BPBD Ponorogo menyebut jika lokasi tersebut bahaya. Sebab, sewaktu-waktu longsor susulan bakal terjadi.

Baca Juga: Terdampak Angin Puting Beliung, Puluhan Rumah di Tulungagung Rusak

"Rekomendasinya harus pindah, karena kalau longsoran itu dibersihkan banyak batu dari atas yang longsor ke bawah nantinya," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Ponorogo, Setyo Budiono.

Ia menyebut, longsor berasal dari tebing setinggi 12 meter dan posisinya berada di sebelah rumah korban. 

"Tebal material longsor mencapai 3 meter didominasi bebatuan. Kalau intensitas hujan deras dan durasinya lama perlu diwaspadai, harus segera mengungsi mencari tempat aman," pungkasnya. 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.