Senin, 15 Jun 2026 20:39 WIB

Tembakan Polisi Lumpuhkan Kaki Dua Begal Motor Bercelurit di Surabaya

Kaki kakak beradik yang menjadi begal motor ditembak Tim Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya
Kaki kakak beradik yang menjadi begal motor ditembak Tim Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya

jatimnow.com - Kecanduan berfoya-foya bersama kekasih di tempat hiburan malam, memaksa dua pemuda kakak beradik asal Bangkalan, Madura, menjadi begal motor. Untuk memuluskan setiap aksinya, keduanya membawa senjata tajam jenis celurit.

Kakak beradik itu bernama Irsal Haryono (24) dan Sory Maulana (21). Petualangan begal sadis ini terhenti setelah aksi ketiganya. Keduanya ditembak kakinya oleh Tim Unit Jatanras Satreskrim Polrestabes Surabaya lantaran melawan saat disergap.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya AKP Iwan Hari Purwanto menyebut bila komplotan begal motor itu berjumlah tiga orang. Satu pelaku lainnya saat ini masih terus diburu.

"Kedua pelaku yang kami tangkap berperan sebagai eksekutor. Masih ada satu pelaku lagi yang biasa bertugas menjual barang hasil kejahatan. Masih kami kejar," terang Iwan di Mapolrestabes Surabaya, Senin (13/1/2020).

Iwan menjelaskan, kedua pelaku disergap di Bangkalan, Madura. Saat disergap itulah, kedua pelaku melawan Tim Jatanras yang dipimpin AKP Iwan dan Iptu Tio Tondy. Tak ingin buruannya kabur, tim ini melesatkan tembakan peringatan, tetapi tidak digubris.

Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya AKP Iwan Hari Purwanto dan Kasubnit Iptu Tio Tondy menunjukkan dua begal bersenjata celuritKanit Jatanras Polrestabes Surabaya AKP Iwan Hari Purwanto dan Kasubnit Iptu Tio Tondy menunjukkan dua begal bersenjata celurit

Sehingga tim ini menembak kaki kedua pelaku tersebut hingga menyerah. Setelah itu, sebagian dari tim ini melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti hasil kejahatan yang dilakukan kedua pelaku. Sebagian dari tim ini membawa kedua pelaku ke klinik terdekat untuk mendapat perawatan.

"Kita temukan dompet berisi ATM, KTP milik korban, voucher belanja juga ada handphone korban dan motor sebagai sarana ada tiga unit. Kalau motor hasil kejahatan, semuanya sudah dijual," paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dalam setiap aksinya, komplotan begal ini selalu membawa celurit untuk menakut-nakuti korbannya. Tercatat, kakak beradik ini sudah tiga kali beraksi di Surabaya. Namun diyakini, komplotan ini sudah membegal motor lebih dari lima kali.

"Sementara ini belum ada laporan korban luka akibat aksi pelaku. Kami kroscek dengan keterangan pelaku memang membawa sajam hanya untuk menakuti-nakuti korbannya," tandas Iwan.

Sementara itu, pelaku Irsal mengaku ia awalnya ke Surabaya lantaran diajak adiknya. Sampainya di Surabaya, ternyata adiknya mengajak untuk membegal motor. Ia juga mengakui sudah tiga kali melakukan tindak kejahatan tersebut.

"Sudah tiga kali, saya begalnya itu sama adik dan teman saya bernama Aziz (DPO)," aku Irsal.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah berhasil, Irsal mengaku bila motor hasil dari kejahatan mereka jual dan uangnya dipakai untuk berfoya-foya. Irsal juga mengaku memiliki kekasih perempuan malam di salah satu diskotek di Surabaya.

"Uangnya buat minum-minum sama bagi-bagi uang dengan cewek di tempat hiburan," tambahnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.