Rabu, 17 Jun 2026 08:43 WIB

Machfud Arifin Ajak Ketum PSSI Nonton Persebaya di Stadion GBT

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Minggu, 12 Jan 2020 18:44 WIB
Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin nonton bersama Presiden Persebaya Azrul Ananda dan budayawan Emha Ainun Najib di Stadion GBT
Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin nonton bersama Presiden Persebaya Azrul Ananda dan budayawan Emha Ainun Najib di Stadion GBT

jatimnow.com - Kedatangan Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin bersama putra bungsunya untuk menonton laga persahabatan Persebaya menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) pada, Sabtu (11/1/2020) lalu, membuatnya teringat pada masa kecilnya.

Mantan Kapolda Jatim itu nampak kagum saat memasuki tribun VVIP Stadion GBT. Pandangannya nanar ke arah puluhan ribu suporter Persebaya yang mengelilingi tribun GBT. Sore itu seluruh tribun GBT penuh dengan lautan Bonek julukan suporter Surabaya.

Baca Juga: Match For Goodness, Cara Komunitas Persebaya ABG dan Allegiant Bantu UMKM Lokal

Bonek memang terlanjur kangen akut nonton pertandingan Persebaya di kandangnya sendiri di Surabaya. Itu terjadi karena Persebaya sempat harus menjalani laga tanpa penonton saat berlaga di Liga 1.

Bahkan, Persebaya sempat tidak mendapatkan izin menggelar pertandingan meskipun tanpa penonton di Surabaya. Akhirnya beberapa laga home harus digelar di Balikpapan, Kalimantan Timur.

Nah, ketika manajemen menggelar laga persahabatan lawan Persis Solo, Bonek pun tumplek blek. Manajemen Persebaya juga mengundang Machfud Arifin yang selama ini banyak membantu dan memperjuangkan Green Force bisa bertanding lagi di Surabaya.

"Luar biasa Bonek ini. Militansinya. Kreativitasnya. Yang seperti ini harus terus didukung," ujar Machfud. Begitu melihat penuh riuhnya stadion GBT, ingatan mantan Kapolda Jatim itu kembali ke masa kecilnya.

"Aku ngene iki paleh eling ndisek diajak bapakku nang stadion (Saya jadi teringat diajak ayahku ke stadion)," kata arek asli Suroboyo itu. Ya, saat kecil hingga beranjak remaja, Machfud memang sering nribun ke Stadion Gelora 10 November.

Kata Machfud, pengelolaan Bonek di bawah manajemen Persebaya saat ini sudah sangat bagus. Bonek benar-benar diberi ajang melakukan kreativitas. Dan yang terpenting mereka diajak untuk disiplin.

Baca Juga: Arema FC Punya Modal Besar Jelang Hadapi Persib Bandung dan Persebaya Surabaya

"Kalau dulu kan apapun dilakukan karena pengelolaannya mungkin belum bagus. Aku eling rek, akeh sing nontok menek stadion. Itu kan gak bener dan berbahaya (Saya ingat rek, banyak yang nonton naik stadion. Itu kan tidak benar dan berbahaya)," ujar pria yang lahir dan besar di Ketintang itu.

Oleh karena itu purnawirawan jenderal polisi bintang dua itu berharap Bonek terus diberi panggung untuk menyalurkan kreativitasnya. Salah satunya lewat diberi kesempatan nonton tim kebanggaannya Persebaya bertanding di kotanya sendiri.

Saking bangganya dengan kreativitas Bonek yang terus bernyanyi dan menyajikan koreo, Machfud Arifin sampai menghubungi Ketua PSSI M. Iriawan alias Iwan Bule melalui video call.

Baca Juga: Laga Arema FC Vs Persebaya Digelar di Kanjuruhan, Panpel: Jadi “Penyembuh” Luka

"Lihat ini Pak Iwan, saya ini lagi di stadion bersama saudara-saudara saya sesama Arek Suroboyo. Bonek. Lihat kreativitasnya. Ayo kapan nribun bareng ke GBT," kata Machfud sembari memutarkan ponselnya ke sekeliling stadion untuk memperlihatkan kreativitas Bonek dan suasana GBT ke Iwan Bule.

Di video itu terlihat Iwan Bule yang sedang menggunakan pakaian santai tampak terkesan. Iwan berjanji akan meluangkan waktu untuk menonton Persebaya bersama Machfud.

"Sudah ya, gitu dulu. Tak tunggu di Surabaya. Salam satu nyali, WANI," pekiknya mengakhiri sambungan video call tersebut. Machfud mengaku selama ini sangat dekat dengan Iwan Bule. Hubungan kedua polisi itu sudah seperti saudara.

Dalam kesempatan tersebut, Machfud Arifin didampingi Emha Ainun Nadjib di tribun VVIP. Dia juga berkesempatan menyanyikan Song for Pride sebelum kick off dimulai.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.