Selasa, 23 Jun 2026 10:39 WIB

Megawati Puji Risma, PDIP Surabaya: Bikin Bangga Rakyat Kota Pahlawan

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (tengah) duduk bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri (kanan) (Foto: REPUBLIKA/Raisan Al Farisi)
Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (tengah) duduk bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri (kanan) (Foto: REPUBLIKA/Raisan Al Farisi)

jatimnow.com – Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memuji Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini sebagai salah seorang kepala daerah yang penuh prestasi.

Pujian Megawati itu disampaikan saat pembukaan Rapat Kerja Nasional I PDIP di Jakarta kemarin.

Baca Juga: Konflik Warga Menur Surabaya dan Gereja Bethany Indonesia Berujung Mufakat

Wakil Ketua Bidang Pembangunan Manusia (SDM) DPC PDIP Surabaya, Chusnul Chotimah ikut bangga dengan pujian tersebut.

Kinerja Risma yang terbukti bagus di Surabaya menjadi spirit bagi seluruh kader partai banteng untuk ikut bergotong royong semakin memajukan Kota Pahlawan.

"Terima kasih Ibu Megawati. Pujian beliau membikin bangga seluruh rakyat Surabaya, membikin bangga PDI Perjuangan Surabaya. Apresiasi dari Bu Mega sekaligus menjadi motivasi bagi kami semua di Surabaya untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi agar Kota Pahlawan ini semakin baik dan mendunia," ujarnya, Sabtu (11/1/2020).

Secara khusus, ia juga menyebut pujian dari Megawati untuk Risma sebagai inspirasi bagi kaum perempuan. Terbukti bahwa kaum perempuan bisa berkiprah dengan sangat baik pada tugas-tugas publik yang berhubungan dengan nasib banyak orang.

Baca Juga: DPRD Surabaya Komitmen Kawal Aspirasi Mahasiswa Cipayung Plus

"Bu Mega, Mbak Puan Maharani, dan Bu Risma sudah membuktikan bahwa kaum perempuan bisa berkiprah dengan sangat baik dalam urusan publik," ujarnya.

Seperti diketahui, dalam pembukaan Rakernas sekaligus rangkaian ulang tahun PDIP ke-47, kemarin, Megawati memuji sejumlah kepala daerah berprestasi, termasuk Risma.

"Saya sebagai ketua umum sangat berterima kasih terutama kepada Ibu Risma di Surabaya," kata Megawati.

Baca Juga: Mencari Solusi Eks Tanah Ganjaran Sumur Welut, DPRD Surabaya Minta Pemkot Hadir

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PDIP Surabaya Siti Maryam menambahkan, kepemimpinan PDIP di Surabaya selama ini mampu menjawab berbagai permasalahan dan kebutuhan publik.

Tidak mengherankan, berdasarkan berbagai survei, kepuasan publik terhadap kepemimpinan PDIP di Surabaya sejak era Wali Kota Bambang DH hingga Tri Rismaharini selalu tinggi.

"Maka pada pemilihan Wali Kota Surabaya 2020 mendatang, kami yakin masyarakat juga akan mendukung kepemimpinan PDI Perjuangan, karena memang sudah terbukti mampu menghadirkan program yang bermanfaat, baik itu di bidang pendidikan, kesehatan, pelayanan publik, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi keluarga, hingga pengembangan kreativitas anak muda," kata Siti Maryam.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.