Rabu, 17 Jun 2026 04:00 WIB

Ledakan Bom dalam Tas di Bengkulu Diduga Terkait Pilkades

Ilustrasi/jatimnow.com
Ilustrasi/jatimnow.com

jatimnow.com - Jajaran Polda Bengkulu sementara menduga ledakan bom tas pada Sabtu (11/1/2020) pagi terkait dengan hasil pemilihan kepala desa (pilkades). Bom itu meledak di depan rumah Kepala Desa Padang Serunaian, Kecamatan Semidang Alas, Kabupaten Seluma, Bengkulu.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno mengatakan sebelumnya memang ada beberapa pihak yang mempermasalahkan hasil Pilkades di desa itu. Namun, persoalan Pilkades yang melibatkan antara pihak yang tidak terima dan kades terpilih ini sudah sempat didamaikan oleh tokoh masyarakat dan pemangku kebijakan setempat.

Baca Juga: Bom Meledak Saat Salat Jumat di Afghanistan, 46 Orang Tewas dan 143 Terluka

"Sebelumnya ada permasalahan pemilihan kepala desa tapi sudah didamaikan. Ternyata hari ini ada kejadian seperti itu (ledakan bom tas). Kayaknya ini lebih pada persoalan personal," jelas Sudarno.

Kepolisian masih terus melakukan pendalaman dan penyelidikan untuk mengetahui secara pasti motif dari ledakan bom tas tersebut. "Kalau identitas pelaku belum kita ketahui. Saat ini kita masih fokus melakukan olah TKP. Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab secara pasti," ujarnya.

Baca juga:  Bom dalam Tas Meledak di Bengkulu, Satu Orang Terluka

Bom tas ini meledak dengan daya ledak rendah dan tidak mengakibatkan kerusakan yang parah di sekitar area ledakan. Namun akibat ledakan tersebut Halidin, ayah kades terpilih Satria Utama, mengalami luka di bagian kaki.

Baca Juga: Ledakan Bom di Somalia, 3 Orang Tewas dan 7 Terluka

"Ledakan ini low eksplosive atau berdaya ledak rendah karena di TKP tidak ada kerusakan dan korbannya juga tidak terlalu parah. Jadi kemungkinan ini bukan ulah jaringan teroris," ujar Sudarno.

Salah satu keluarga korban, Suryanto, mengakui sebelumnya pihak keluarga tidak pernah mengalami gangguan atau teror baik di rumah maupun di luar.
"Kalau gangguan tidak ada, orang melempar rumah sebelumnya juga tidak ada. Jadi kami tidak tahu," kata Suryanto di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Bengkulu.

Satria Utama merupakan kades terpilih pada Pilkades serentak di Kabupaten Seluma di 2019 lalu. Pelantikan Kades terpilih ini dilakukan pada Desember lalu. Dari data terhimpun, Satria Utama merupakan kepala desa terpilih termuda di Kabupaten Seluma.

Baca Juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Dipastikan dari Kelompok JAD

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.