Minggu, 14 Jun 2026 12:25 WIB

Ini Pemicu Pembunuhan Pria yang Mayatnya Ditemukan di Tol Kebomas

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjelaskan motif pembunuhan terhadap pria yang mayatnya ditemukan di Tol Kebomas
Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menjelaskan motif pembunuhan terhadap pria yang mayatnya ditemukan di Tol Kebomas

jatimnow.com - Teka-teki motif pembunuhan Muhammad Mulla (33), yang mayatnya ditemukan di parit Tol Kebomas, Gresik terkuak. Itu setelah Tim Satreskrim Polres Gresik menangkap 2 dari 7 pelaku pembunuhan tersebut.

Kedua pelaku itu adalah Sugianto, ditangkap di rumahnya Dusun Kembang Timur, Desa Ketapang Timur, Sampang, Madura. Dan Abdul Rahman yang ditangkap di Jalan Kedondong No. 2, Desa Waturejo, Arut Selatan, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo menyebut, dari hasil pemeriksaan kedua pelaku, korban Mulla yang merupakan warga asal Dusun Kembang Timur, Desa Kembang Timur, Kecamatan Ketapang, Sampang, dibunuh lantaran memiliki hubungan asmara dengan salah satu istri pelaku berinisial J, yang saat ini masih diburu.

Baca juga: 

Sedang empat pelaku lainnya juga sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) adalah, AW, M, MR dan MR. Fakta lainnya yaitu, korban dan ketujuh pelaku masih memiliki hubungan kerabat.

"Jadi korban ini punya hubungan khusus dengan istri J yang menjadi otak pembunuhan ini. Dari hubungan tersebut akhirnya istri J hamil 5 bulan," kata Kusworo, Kamis (9/1/2020).

Barang bukti kasus pembunuhan pria yang mayatnya ditemukan di Tol Kebomas, GresikBarang bukti kasus pembunuhan pria yang mayatnya ditemukan di Tol Kebomas, Gresik

Kusworo menambahkan, J tercatat bekerja sebagai TKI di luar negeri. Begitu mendengar kabar bila istrinya berselingkuh hingga hamil 5 bulan, J memutuskan untuk pulang kampung.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

"Setelah itu, J menemui keenam rekannya dan merencanakan pembunuhan terhadap korban Mulla yang telah melarikan diri ke Gresik," beber Alumnus AKPOL Tahun 2000 ini.

Setelah rencana itu matang, ketujuh pelaku lantas berangkat menuju Gresik dengan menggunakan mobil Avanza warna hitam untuk mengeksekusi korban.

"Pelaku Sugianto bertugas untuk membujuk korban keluar dari tempat persembunyian. Sementara Abdul Rahman bertugas sebagai sopir mobil yang dipakai saat eksekusi," paparnya.

Setelah berhasil mengajak korban masuk ke dalam mobil Avanza, korban lantas dibawa masuk tol. Di sana korban dipindah ke mobil Avanza lainnya yang dinaiki tersangka lain termasuk J.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Setelah diajak ngobrol oleh J dan kawan-kawan, korban lalu dibunuh dengan cara dicekik menggunakan tali tampar. Begitu dipastikan meninggal, mayat korban dibuang di selokan Tol Kebomas, tepatnya di Kilometer 16,400 arah menuju Gerbang Tol Romokalisari," tambah Kusworo.

Kusworo mengapresiasi kinerja Tim Satreskrim yang dipimpin Kasatreskrim AKP Panji Pratistha Wijaya.

"Kami juga berterima kasih kepada Polres Sampang yang telah banyak membantu kami dalam mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan berencana ini," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.