Sabtu, 20 Jun 2026 09:14 WIB

Pilwali Surabaya 2020

PKB Pastikan Tiket Penerus Risma Jatuh ke Machfud Arifin

  • Penulis : Jajeli Rois
  • | Selasa, 07 Jan 2020 19:22 WIB
Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin  saat menjabat Ketua TKD Jatim untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin
Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin saat menjabat Ketua TKD Jatim untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin

jatimnow.com - Rekomendasi atau tiket calon Wali Kota Surabaya dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dipastikan untuk mantan Kapolda Jatim Irjen Pol (Purn) Machfud Arifin.

Dari berbagai nama yang beredar untuk maju calon kandidat penerus Tri Rismaharani, PKB menilai hanya Machfud Arifin yang dinilai serius running Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya Tahun 2020.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Yang mau datang ke PKB ya kita proses. Yang menemui baru Pak Machfud Arifin. Yang lainnya belum," ujar Ketua DPC PKB Kota Surabaya, Musyafak Rouf, Selasa (7/1/2020).

Dilihat dari keseriusannya maju sebagai Cawali Surabaya, PKB pun tidak punya alasan lagi menolak pencalonan Machfud Arifin.

"Kalau saya lihat 100 persen seriusnya. Sehingga menurut saya nggak ada alasan kalau beliau daftar ke PKB tidak direkom gitu. Karena yang serius Pak Machfud. Saya melihat orangnya serius. Asli arek Suroboyo, bloko suto, ngomongnya apa adanya," tuturnya.

Mantan Ketua DPRD Surabaya ini melihat sepak terjang Machfud selama berdinas di kepolisian, pernah menjabat kapolda tiga kali yakni Kapolda Maluku Utara, Kapolda Kalimantan Selatan dan Kapolda Jawa Timur.

"Kalau orang itu berprestasi, banyak jabatan yang ditempati. Pak Machfud pernah menjabat kapolda berkali-kali. Kemudian, polda bergengsi seperti Jawa Timur," katanya.

Ia menambahkan, Machfud adalah purnawirawan Polri bintang dua. Kemudian diangkat Pak Jokowi sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah Jawa Timur untuk pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin. Dan di Jawa Timur juga menang telak.

Machfud Arifin bersama putranya (kiri) dan cucunya (kanan)

"Oleh karena prestasi ini, PKB melihat secara fair, punya prestasi, punya nama besar. Jadi Alhamdulillah PKB punya Pak Machfud," tambahnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Selain memiliki prestasi, PKB juga melihat Machfud dekat dengan para kiai, ulama. Apalagi, PKB adalah partai yang didirikan para kiai Nahdlatul Ulama (NU).

"Belum datang ke saya, belum datang ke PKB, beliau sudah datang ke kediaman Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar di Jojoran (Surabaya). Bahkan KH Miftachul Akhyar mendukung penuh Pak Machfud," ujarnya.

"Lah kita ini kan partai yang didirikan oleh PBNU. Otomatis ya kami akan dukung dan mentaati apa yang diharapkan para kiai-kiai dan ulama, khususnya yang ada di Surabaya," tambahnya.

Musyafak meneruskan, calon pemimpin Surabaya harus memiliki visi membangun dan beriringan dengan rencana pembangunan dari pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi.

"Tidak maju sendiri, tapi maju bersama-sama. Maksudnya, ambek provinsi kudu apik, ambek pusat yo kudu apik. (dengan provinsi harus baik, dengan pusat juga harus baik). Karena tidak bisa pembangunan itu secara parsial. Kita Surabaya termasuk kota besar kedua di Indonesia, bahkan nomer satu tingkat," ujarnya.

Musyafak mengatakan rekomendasi untuk Pilwali Surabaya dalam waktu dekat akan diserahkan. Cawalinya yang akan diusungnya adalah Machfud Arifin.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Insya Allah dalam bulan ini rekomnya beres. Lapo suwe-suwe (Kenapa lama), ngenteni sopo maneh (menunggu siapa lagi). Kalau bisa dipercepat kenapa diperlambat," jelasnya.

Ia menambahkan, komunikasi Machfud dengan pengurus di tingkat DPC, DPW hingga DPP PKB juga diniliai sudah beres.

"Insya Allah beres. Insya Allah selesai," katanya.

Dalam Pilwali 2020 nanti, PKB juga akan berkoalisi dengan partai lainnya. Karena, PKB hanya memiliki 5 kursi di DPRD Surabaya.

"Oh ya harus, karena PKB tidak bisa mengusung sendiri," jelasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.