Minggu, 14 Jun 2026 23:41 WIB

Bulan Kapitu, Kaldera Gunung Bromo Disterilkan dari Kendaraan

Gunung Bromo/ foto dokumentasi
Gunung Bromo/ foto dokumentasi

jatimnow.com - Kawasan kaldera lautan pasir Gunung Bromo akan disterilkan dari bunyi bising kendaraan dalam peringatan Pujan (Bulan) Kapitu kalender Suku Tengger dari tanggal 23 Januari-25 Februari 2020 mendatang.

"Semua kendaraan tidak boleh masuk ke kaldera lautan pasir gunung Bromo mengunakan kendaran bermotor," kata Kepala Seksi Wilayah 1 Taman Nasional Bromo, Semeru (TNBTS), Sarmin, Senin (6/1/2020).

Baca Juga: Fenomena Bromo Bersalju Pertama di 2026 Hipnotis Wisatawan

Ia memaparkan, untuk wisatawan atau masyarakat yang akan berkunjung ke kawasan kaldera bisa menggunakan alat transportasi kuda atau berjalan kaki.

Menurutnya, kegiatan warga suku Tengger dalam memperingati bulan kapitu juga ingin melestarikan ekosistem di wilayah tersebut.

"Selama sebulan kawasan kaldera akan bebas dari asap kendaraan," tegasnya.

Disebutkannya, semua pihak TNBTS bersama dengan masyarakat Suku Tengger dan pelaku usaha di kawasan Bromo serta Dinas Pariwisata sudah menggelar rapat koordinasi.

Baca Juga: Yadnya Kasada 2026: 3 Dukun Pandita Baru Suku Tengger Resmi Dikukuhkan

"Nanti kami akan gelar rapat lanjutan pada 8 Januari besok," ujarnya.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Probolinggo, Bambang Suprapto mengatakan Bulan Kapitu merupakan bulan ketujuh dari perhitungan kalender Suku Tengger.

Di bulan tersebut, umat Hindu menggelar peribadatan karena bulan tersebut masuk bulan yang disucikan.

Baca Juga: Merawat Tradisi Leluhur, Ribuan Warga Tengger Gelar Yadnya Kasada di Bromo

"Bulan Kapitu digelar setiap tahunnya. Untuk Bulan Kapitu tahun 2020 akan digelar sebulan sejak 23 Januari," jelasnya.

Kaldera lautan pasir Gunung Bromo dalam peribadatan ini disepakati bagi warga dan wisatawan untuk tidak menggunakan kendaraan bermotor atau mobil ke lokasi tersebut.

"Selain masuk kawasan sakral, juga untuk melestarikan ekosistem di wilayah itu," tandas Bambang.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.