Diduga Terdoktrin Ajaran Spiritual, Ibu Sekap 4 Anaknya Puluhan Tahun
- Penulis : REPUBLIKA.co.id
- | Jumat, 03 Jan 2020 15:13 WIB
jatimnow.com - Polres Malang mengungkap kasus penyekapan yang diduga dilakukan ibu kandung terhadap keempat anaknya. Penyekapan yang dilakukan di rumah pribadi ini diprediksi berlangsung selama 20 tahun.
"Estimasi lebih kurang berlangsung 20 tahun setelah anak lulus sekolah," kata Kasubbag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah kepada Republika.co.id, Jumat (3/1/2019).
Baca Juga: Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya
Ainun menjelaskan, informasi penyekapan bermula dari laporan warga Desa Banjarejo RT 04/02, Pakis, Kabupaten Malang. Lebih tepatnya setelah warga mendapatkan informasi dari anak bungsu pelaku yang sempat keluar dari rumah. Dari informasi ini, warga pun langsung melaporkan kasus tersebut ke pejabat desa dan kepolisian.
Berdasarkan laporan yang diterima, kata Ainun, penyekapan kemungkinan terjadi saat keempat anaknya masih berusia muda. Pasalnya, anak-anak Arthimunah kini telah berusia 44, 42, 40 dan 36 tahun. Keempatnya dipastikan belum pernah menikah sama sekali.
Saat ini Polres Malang dan sejumlah instansi pemerintah telah membawa Arthimunah dan keempat anaknya ke RSJ Lawang. Upaya ini dilakukan untuk memeriksa kondisi jiwa keluarga tersebut. Apalagi tersiar kabar bahwa tindakan penyekapan ini bermula dari kegiatan spiritual sang ibu.
Baca Juga: Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang
"Infonya, ibunya didatangi seorang guru spiritual dan anak-anaknya didoktrin untuk tidak keluar rumah dan manut," jelas Ainun.
Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar
Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id
Editor : REPUBLIKA.co.idURL : https://jatimnow.id/baca-22690-diduga-terdoktrin-ajaran-spiritual-ibu-sekap-4-anaknya-puluhan-tahun