Kamis, 18 Jun 2026 03:17 WIB

Ular Sanca Penyerang Warga Kota Probolinggo Akhirnya Tertangkap

Warga melumpuhkan Ular Sanca dengan batang bambu
Warga melumpuhkan Ular Sanca dengan batang bambu

jatimnow.com - Ular Sanca yang menyerang Aji Wibowo (61), warga Jalan Cisadani Gang Rongolawe, Kelurahan/Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, pada Selasa (31/12/2019) pagi, akhirnya ditangkap.

"Kami akhinya mencari sejumlah batang bambu untuk menangkap ular itu," jelas Aji ditemui di rumahnya.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

Batang bambu itu dipilih, lantaran bila didekati, ular itu agresif dan menyerang. Dengan batang bambu, warga bisa melumpuhkan ular dari jarak jauh.

"Jadi kami menggunakan batang bambu untuk menindih tubuh ular, agar tidak bisa bergerak, terangnya.

Baca juga:  Seorang Warga di Kota Probolinggo Diserang Ular Sanca

Untuk menangkap ular itu, Aji dibantu Fathoni (40), salah satu tetangganya dan warga lain. Ular itu ditangkap lantaran menyerang Aji yang saat itu sedang duduk santai di teras rumahnya.

"Sekitar satu jam kami baru bisa menangkap ular itu," tambah Aji.

Warga memasukkan Ular Sanca ke dalam karung untuk diserahkan ke Satpol PPWarga memasukkan Ular Sanca ke dalam karung untuk diserahkan ke Satpol PP

Sementara itu, Fathoni menjelaskan, setelah tubuh ular berhasil ditindih batang bambu, ia bersama warga langsung memegang kepala ular dan memasukkannya ke dalam karung beras.

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

"Ular penyerang warga sudah kami tangkap dalam kondisi hidup," ujarnya.

Selanjutnya, ular tersebut diserahkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Satpol PP Kota Probolinggo.

Terpisah, Kasi Operasional Satpol PP Kota Probolinggo Hendra Kusuma mengaku bila saat ini banyak laporan ular masuk ke rumah warga. Menurutnya, banyaknya ular masuk rumah warga itu akibat habitat ular yang mulai menyempit.

"Banyak persawahan jadi perumahan, sehingga berpengaruh terhadap habitat hewan termasuk ular yang biasa hidup di sana," ungkap Hendra.

Baca Juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

Dengan situasi ini, Herdra berharap warga yang rumahnya dekat dengan areal persawahan, lebih berhati-hati. Salah satu cara mengantisipasi serangan ular yaitu dengan cara menutup lubang rumah.

"Jika menemukan ular yang masuk ke rumah atau kepekarangan, segara melapor ke kami," imbaunya.

 

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.