Selasa, 16 Jun 2026 00:29 WIB

22 Daerah di Jatim Rawan Bencana, Khofifah Ajak Warga Siaga Dini

  • Penulis : CF Glorian
  • | Rabu, 25 Des 2019 19:03 WIB
Gubernur Khofifah usai peresmian Masjid Ar-Rahman di Kota Blitar
Gubernur Khofifah usai peresmian Masjid Ar-Rahman di Kota Blitar

jatimnow.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengingatkan masyarakat untuk tanggap terhadap perubahan lingkungan. Sebab, intensitas hujan yang sudah mulai tinggi yang bisa memicu munculnya bencana.

"Saya mengajak masing-masing (warga) untuk melakukan deteksi dini mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan. Kalau masing-masing kesiapsiagaan dilakukan secara dini, maka diri kitalah yang akan membunyikan alarm warning system. Diri kitalah yang punya sensitifitas early warning system," kata Gubernur Khofifah usai peresmian Masjid Ar-Rahman di Kota Blitar, Rabu (25/12/2019) sore.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

Gubernur Khofifah menjelaskan, Pemprov Jatim telah menerima peta wilayah rawan bencana dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tentang pergerakan tanah di beberapa daerah yang berpotensi membahayakan. Selain itu, ada 22 daerah di Jawa Timur yang masuk kategori rawan bencana selama musim penghujan.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Pemprov Jatim telah memanggil seluruh kepala daerah untuk berkoordinasi bersama kepolisian, TNI dan BPBD untuk melakukan upaya pencegahan bencana. Termasuk mengundang sejumlah pakar dan narasumber dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk membangun Early Warning System (EWS).

"Bahwa ini adalah early warning sistem sekaligus alarm warning sistem yang harus dibangun bersama dengan kesiapsiagaan dan kewaspadaan kita bersama. Apa yang kita lakukan adalah antisipasi sejak dini," ujarnya.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Mungkin kita membutuhkan peralatan tertentu yang dibutuhkan pada titik titik kemungkinan langganan banjir. Misalnya yang belum bisa tersuport dengan tanggul yang cukup. Oleh karena itu saya mengajak masing-masing untuk melakukan deteksi dini dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan," tegasnya lagi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.