Kamis, 18 Jun 2026 02:56 WIB

Penjaga Kolam Ikan Tewas dengan Tangan dan Kaki Terikat Diduga Dibunuh

Petugas dibantu warga mengevakuasi mayat Mustofa dari kolam ikan yang sehari-hari dijaganya
Petugas dibantu warga mengevakuasi mayat Mustofa dari kolam ikan yang sehari-hari dijaganya

jatimnow.com - Mustofa Sarif (69), warga Dusun Tambak, Desa Curahsawoh, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, ditemukan tewas dengan kaki dan tangan terikat di kolam ikan yang dijaganya. Polisi menduga, ia menjadi korban pembunuhan.

Mayat Mustofa ditemukan anaknya pada Selasa (24/12/2019) pagi. Polsek Gending mendatangkan Tim Inafis Polres Probolinggo untuk melakukan identifikasi dan olah TKP, serta mengumpulkan alat bukti petunjuk di lokasi kejadian.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Korban diduga merupakan korban pembubuhan. Dugaan menguat karena saat ditemukan, kedua tangan dan kakinya terikat tali rafia," jelas Kapolsek Gending, AKP Ohim, Selasa (24/12/2019) petang.

Baca juga:  Penjaga Kolam Ikan di Probolinggo Tewas dengan Tangan dan Kaki Terikat

Menurut Ohim, selain tangan dan kakinya terikat, pada bagian kepala korban juga ditemukan luka diduga bekas benturan benda tumpul.

"Diduga ada pukulan benda tumpul pada bagian kepala korban itu," terangnya.

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Selain mengevakuasi mayat korban ke Kamar Mayat RSUD Waluyo Jati Kraksaan untuk dilakukan autopsi, Polsek Gending juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu balok kayu, sandal jepit, kopyah dan senter.

"Penyebab pasti kematian korban masih kami selidiki. Sejumlah saksi juga sudah kami mintai keterangan," beber Ohim.

Diketahui, sebelum ditemukan tewas di kolam ikan yang dijaganya itu, Mustofa pamit pergi kepada keluarnya pada sekitar pukul 19.00 Wib, Senin (23/12/2019).

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Karena sampai subuh korban tak kunjung pulang, anak korban kemudian mencari ayahnya ke kolam ikan tersebut. Setelah mendapati ayahnya mengambang di kolam dengan tangan dan kaki terikat, anak korban melapor ke warga yang diteruskan ke Polsek Gending.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.