Bawa HP, Seorang Napi di Trenggalek Batal Diajukan Terima Remisi Natal
- Penulis : Bramanta Pamungkas
- | Senin, 23 Des 2019 18:19 WIB
jatimnow.com - Gara-gara kepergok membawa handphone (HP) saat petugas menggelar razia, seorang napi atau warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Trenggalek batal diajukan untuk mendapatkan remisi Natal.
Kepala Sub Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Kelas II B Trenggalek, Adi Santosa mengatakan tahun ini Rutan Trenggalek mengajukan 4 WBP dari 6 WBP yang beragama Nasrani untuk mendapatkan remisi.
Baca Juga: Warga Binaan di Lapas Tulungagung Pelihara Domba, Jumlahnya Capai Ratusan Ekor
"Kedua (WBP) yang tidak bisa mendapatkan remisi karena satunya melanggar disiplin karena membawa handphone, dan satunya karena masih menjalani pidana 5 bulan," jelasnya, Senin (23/12/2019).
Ia menjelaskan terdapat ketentuan soal pemberian remisi bagi WBP yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) nomor 99 tahun 2012 tentang Syarat dan Tata Cara Pelaksanaan Hak Warga Binaan Pemasyarakatan.
Baca Juga: Libur Natal 2025, Wisatawan Padati Kawasan Pantai di Trenggalek
Diantaranya adalah berkelakuan baik dan mengikuti program pembinaan Rutan terhitung minimal 6 bulan sebelum diajukan mendapatkan remisi.
Selain itu, WBP yang mendapatkan remisi minimal harus menjalani masa pidana lebih dari 6 bulan.
Baca Juga: PSI Surabaya Gelar Perayaan Natal Bernuansa Keberagaman dan Pluralisme
Mereka yang mendapatkan remisi natal tahun ini tidak ada yang langsung bebas. Sesuai masa hukuman mereka baru bebas pada tahun depan.
"Tidak ada yang langsung bebas, mereka masih harus menjalani sisa masa hukuman," pungkasnya.
Editor : Sandhi NurhartantoURL : https://jatimnow.id/baca-22386-bawa-hp-seorang-napi-di-trenggalek-batal-diajukan-terima-remisi-natal