Sabtu, 20 Jun 2026 10:45 WIB

Enam Dinas di Ponorogo Digabung, Bupati Ipong akan Mutasi Jabatan

Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni
Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni

jatimnow.com - Bupati Ipong Muchlissoni akan melakukan mutasi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo setelah disahkan rencana penggabungan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

"Ada beberapa posisi kosong yang bisa diisi oleh pejabat yang terkena perampingan struktur organisasi dan tata kerja (SOTK)," katanya, Senin (16/12/2019).

Baca Juga: Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Dia menyebutkan, akan ada enam OPD yang digabung menjadi tiga. Diantaranya Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) yang digabung dengan Dinas Pariwisata (Dispar).

Dinas Ketahanan Pangan (DKP) digabung dengan Dinas Pertanian (disperta), serta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) yang akan digabung dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).

Nantinya, penggabungan PNS dari Dispora, DKP, dan Disperkim akan digabung ke tiga dinas tersebut. Ipong memperkirakan, akan ada sejumlah PNS yang membutuhkan tempat baru di luar ketiga dinas baru tersebut.

"Karena banyaknya kesibukan, saya belum memikirkan lebih lanjut soal ini," ujarnya.

Baca Juga: Puluhan Pejabat Pemkot Probolinggo Dimutasi, Ini Harapan Wali Kota

Bupati Ipong tidak menampik jika ada sejumlah PNS yang mengajukan mutasi ke sejumlah tempat.

Surat pengajuannya pun secara resmi sudah dia terima. Namun, belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai penempatan mereka.

"Saya melihat ada beberapa posisi khususnya di eselon II-b yang perlu diisi," terangnya.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sejumlah posisi itu antara lain Sekretaris DPRD, Kepala Dinas Pertanian (disperta), staf ahli, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), serta Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP).

Kapan gerbong mutasi?

"Kemungkinan pekan ketiga Desember ini," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.