Rabu, 22 Jul 2026 08:07 WIB

Puluhan Perupa Pamerkan Karyanya di Rumah Sakit Tulungagung

Salah satu karya perupa yang dipamerkan di RSUD Dr Iskak Tulungagung
Salah satu karya perupa yang dipamerkan di RSUD Dr Iskak Tulungagung

jatimnow.com - Puluhan perupa yang tergabung dalam Komunitas Artnoname menggelar pameran lukisan di Ruang Graha RSUD Dr Iskak Tulungagung, Minggu (15/12/2019). Karya mereka dipajang di ruang tunggu dan poliklinik rumah sakit tersebut.

Meskipun sedang berlangsung pameran, tapi proses pelayanan terhadap pasien dan masyarakat yang berobat di rumah sakit ini tidak mengalami kendala.

Baca Juga: Dugaan Korupsi Kanjengan, Mantan Bupati Tulungagug Maryoto Diperiksa Kejaksaan

Budiono, ketua panitia pameran menjelaskan, pameran dengan tema tranfusi rupa ini diikuti 35 perupa. Sedangkan jumlah lukisan yang mereka pamerkan sebanyak 70 lukisan dari beragam aliran seperti realis, suryalis dan abstrak. Beberapa lukisan menggunakan media kaca serta dari ampas kopi cethe juga ikut dipamerkan.

"Ada 35 perupa dengan jumlah karya sebanyak 70 buah yang ikut dipamerkan," ujar Budiono.

Karya para perupa dipamerkan di RSUD dr Iskak TulungagungKarya para perupa dipamerkan di RSUD dr Iskak Tulungagung

Pemilihan tema tranfusi rupa sendiri bukan tanpa alasan. Para perupa ini ingin mentranfusikan karya mereka kepada pasien sehingga dapat membantu proses terapi yang sedang dijalaninya. Melalui keindahan lukisan yang dipamerkan, diharapkan bisa menambah ketenangan suasana pasien dan mempercepat proses penyembuhan. Selain itu, para perupa juga mendonasikan sebagian hasil penjualan lukisan dalam pameran ini kepada keluarga kurang mampu yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit tersebut.

Baca Juga: Sensus Ekonomi di Tulungagung Sudah Capai 45 Persen, Bulan Depan Rampung

"40 persen dari total penjualan akan kami sumbangkan ke keluarga pasien," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur RSUD Dr Iskak Tulungagung, Supriyanto menyambut hangat pameran lukisan tersebut. Pameran itu sengaja digelar di ruang tunggu dan poliklinik yang tidak mengganggu proses pelayanan terhadap pasien. Mereka yang datang berobat bisa terlebih dahulu melihat lukisan yang dipamerkan.

"Jika tertarik nantinya bisa dibeli dan yang jelas pelayanan terhadap pasien tidak akan terganggu," jelas Supriyanto.

Baca Juga: 88 Persen SD di Tulungagung Gagal Penuhi Pagu Saat SPMB

Tio Saputra, keluarga pasien yang sedang berobat menanggapi positif pameran tersebut. Menurutnya hal itu unik dan belum pernah ada sebelumnya. Meskipun banyak yang melihat lukisan, tetapi Tio merasakan pelayanan pasien sama sekali tidak terganggu.

"Tadi banyak yang foto tetapi pasien tetap dipersilahkan lewat, jadi tidak menggangu," pungkasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.