Selasa, 16 Jun 2026 16:45 WIB

Wanita ini Disekap & Diperas Polisi Gadungan Gara-gara Obat Sakit Gigi

Dua polisi gadungan asal Surabaya ditangkap di Gresik
Dua polisi gadungan asal Surabaya ditangkap di Gresik

jatimnow.com - Dua polisi gadungan yang menyekap Tri Kurniawati (28), warga Menganti, Gresik, di dalam mobil, disergap. Kedua pelaku mengancam korban dan meminta tebusan sejumlah uang agar korban dilepas.

Dua polisi gadungan yang mengaku sebagai reserse Polda Jatim itu bernama Agus Widodo (45), warga Banyuurip, Sawahan, Surabaya dan Musrizal (53), warga Manukan Wetan, Tandes, Surabaya. Keduanya disergap Tim Unit Reskrim Polsek Menganti saat hendak menuju Surabaya.

Baca Juga: Satresnarkoba Polres Gresik Ringkus 5 Pengedar Sabu dan Pil Koplo

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo mengatakan, aksi itu dilakukan kedua pelaku pada Minggu (8/12/2019) setelah membeli obat sakit gigi di toko korban, di Jalan Raya Boboh, Menganti, Gresik.

"Kedua pelaku sengaja menjebak korban dengan cara membeli obat ponstan. Setelah itu pelaku mengaku dari Polda (Jatim) dan bilang kalau perbuatan korban menjual obat tanpa izin tersebut salah dan melanggar hukum," terang Kusworo.

Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo dalam jumpa pers dua polisi gadunganKapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo dalam jumpa pers dua polisi gadungan

Setelah itu, korban dimasukkan ke dalam mobil yang dipakai kedua pelaku dan diminta menunjukkan agen obat tersebut di daerah Cerme, Gresik. Namun saat perjalan, kedua pelaku menelepon Alam Budi Wijaya, suami korban, untuk meminta tebusan uang sebesar Rp 20 juta.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik Akhirnya Ditemukan

Sebab di tengah perjalanan, korban hanya membawa uang Rp 2 juta di dalam dompetnya. Sehingga korban yang sudah ketakutan meminta kedua pelaku untuk menelpon Alam, suaminya.

"Jika tidak bisa memenuhi permintaan itu, kedua pelaku mengancam akan membawa korban ke polda. Pelaku juga menentukan lokasi pertemuan, yaitu di Kedungdoro, Surabaya," jelas Kusworo.

Dalam kondisi panik, Alam kemudian meminta bantuan salah satu anggota polisi bernama Miftahul untuk mencari korban. Namun ketika sampai di pertigaan Boboh, keduanya melihat mobil Daihatsu Xenia warna hitam milik pelaku yang dipakai untuk membawa korban.

Baca Juga: Pemancing Tenggelam di Kali Lamong Gresik, Pencarian Terkendala Arus Deras

"Dengan bantuan anggota Polsek Menganti, akhirnya pelaku dapat ditangkap di Jalan Raya Desa Hendrosari," ungkap mantan Kapolres Jember ini.

Alumnus AKPOL tahun 2000 ini menambahkan, dari tangan kedua pelaku disita barang bukti satu unit mobil Daihatsu Xenia yang digunakan pelaku, uang tunai Rp 2 juta, obat serta sebuah handphone.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.