Senin, 08 Jun 2026 16:41 WIB

Mengenal Pak Nud, Pemilik Ratusan Dokumen Kuno di Gresik

Para pecinta sejarah mendatangi rumah Pak Nud di Gresik untuk melihat ratusan koleksi dokumen kuno (Foto-foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)
Para pecinta sejarah mendatangi rumah Pak Nud di Gresik untuk melihat ratusan koleksi dokumen kuno (Foto-foto: Sahlul Fahmi/jatimnow.com)

jatimnow.com - Nama Oemar Zainuddin yang akrab dipanggil Pak Nud, tidak asing lagi bagi para pemerhati dan pecinta sejarah di Indonesia maupun luar negeri. Sebab, Pak Nud memiliki ratusan dokumen kuno yang masih tersimpan rapi di rumahnya di Gresik.

Dokumen-dokumen kuno yang disimpat Pak Nud dapat dijadikan referensi sejarah perkembangan Bangsa Indonesia, terutama Kota Gresik antara tahun 1800 hingga 1900. Karena buyutnya yang bernama H. Oemar bin Ahmad adalah pengusaha yang menguasai perdagangan kulit nasional tahun 1855 sampai 1895.

Baca Juga: Kampung SIBA KLASIK Gresik Terapkan Kurban Minim Sampah

Karena faktor usia, sejak tahun 1896, usaha kulit H. Oemar bin Ahmad diteruskan oleh anak-anaknya.

"Haji Oemar punya tujuh anak. Tapi yang meneruskan usaha kulit hanya lima anak, satu di antara anak yang masih mengelola itu adalah kakek saya yang bernama Haji Zaenuddin," ungkap pria 79 tahun ini, Senin (9/12/2019).

Pak Nud saat ditemui di rumahnya di Kampung Kemasan, GresikPak Nud saat ditemui di rumahnya di Kampung Kemasan, Gresik

Baca Juga: JIIPE Peduli Bagikan Puluhan Hewan Kurban ke Masyarakat Gresik

Adapun dokumen-dokumen yang masih disimpan rapi oleh Pak Nud adalah bentuk transaksi perdagangan, nota pajak, izin pembangunan, surat kabar dan lain-lain. Bahkan dengan dukungan dari berbagai pihak baik pemerintah maupun swasta, dokumen-dokumen kuno tersebut pernah diterbitkan dalam buku berjudul Kota Gresik 1896-1916.

"Zaman itu kakek saya selalu membeli koran karena untuk memantau perkembangan harga-harga barang, terutama harga emas. Sebab harga emas bisa menjadi patokan untuk menentukan harga kulit," ucap pria yang memiliki empat anak ini.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi Jalin Kerjasama Jaminan Sosial

Kini, ketika nama Pak Nud dikenal, rumah Pak Nud yang berlokasi di Kampung Kemasan, Gresik, banyak dikunjungi para pemerhati dan pecinta sejarah, komunitas-komunitas budaya, pelajar dan mahasiswa serta perorangan yang hanya sekedar ingin tahu sejarah Gresik di masa lalu.

"Bahkan tak jarang banyak tamu-tamu saya yang berasal dari Amerika dan beberapa negara Eropa. Tapi yang paling sering dari Belanda," tutupnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.