Rabu, 17 Jun 2026 21:24 WIB

UNBK SMP di Surabaya Diretas, Wali Kota Risma Lapor Kapolres

Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat jumpa pers di ruang kerja Walikota.
Walikota Surabaya Tri Rismaharini bersama Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan saat jumpa pers di ruang kerja Walikota.

jatimnow.com - Kecurangan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) terjadi di Kota Surabaya.

Kecurangan ini ditemukan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya. Dalam jumpa pers yang digelar di ruang kerja Wali Kota Tri Rismaharini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, M Ikhsan mengatakan, temuan tersebut bermula dari kecurigaan soal berubahnya sesi ujian siswa di salah satu SMP Negeri di Surabaya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Kita lihat, kok ada perubahan nomor urut siswa yang seharusnya ada di sesi satu berubah menjadi sesi tiga. Dari situ kita langsung mendatangi sekolah tersebut," ujar Ikhsan, Kamis (26/4/2018).

Ikhsan menambahkan, dugaan kecurangan itu diindikasikan peretasan terhadap salah satu unit komputer yang dilakukan oleh teknisi dari sekolah tersebut.

"Komputer itu disambungkan dengan salah satu komputer di sekolah. Dari sana teknisi kemudian memfoto soal - soal yang ada. Namun kita belum tahun pasti itu masuk pidana atau tidak, makanya saya konsultasikan ini dengan polisi," bebernya.

Dalam jumpa pers juga dihadiri Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan, Risma mengatakan jikaPemkot Surabaya tidak bisa berbuat banyak atas dugaan kecurangan ini. Alasannya, Pemkot sendiri tidak memiliki kewenangan intervensi atas akses jaringan tersebut.

"Itu kan dari pusat, kita tidak bisa berbuat banyak," tambah Risma.

Namun lantaran tak ingin ada kecurangan di wilayahnya, Risma mengundang Kapolrestabes Surabaya untuk menindak lanjuti kasus ini.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Biar kita serahkan pada Pak Rudi untuk meyelesaikan," tegasnya.

Sementara itu, Rudi Setiawan janji akan melakukan penelusuran kasus yang diadukan Wali Kota Risma.

"Kita belum bisa berkomentar banyak. Kita akan selidiki dulu kasusnya," kata Rudi.

Saat dikonfirmasi, dugaan kecurangan tersebut terjadi di SMP mana, Rudi enggan membocorkan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Jangan dulu lah, masih kita dalami," pungkas Rudi.

Sementara itu, berdasar informasi yang berhasil dihimpun jatimnow.com, dugaan kecurangan ini terjadi di salah satu sekolah SMP Negeri di kawasan Surabaya Utara.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.