Rabu, 17 Jun 2026 23:37 WIB

Shalfa Atlet Senam Diberi Kemudahan Pindah Sekolah di Kota Kediri

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Hudiono
Plt Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Hudiono

jatimnow.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Jawa Timur akan memberikan kemudahan kepada atlet senam Shalfa Avrila Siani yang diterpa isu tidak perawan sehingga dipulangkan dari Pelatnas Sea Games 2019, untuk pindah sekolah di kota asalnya di Kota Kediri.

Shalfa dicoret oleh tim pelatih atlet senam proyeksi SEA Games 2019 Filipina, dengan dalih tidak perawan. Padahal dari hasil tes di Rumah Sakit Bhayangkara, Shalfa dinyatakan masih perawan.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

Plt Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Hudiono mengatakan, pihaknya akan memberikan kemudahan Shalfa pindah sekolah dari SMA negeri di Kabupaten Gresik ke SMA negeri di Kota Kediri.

Baca juga:  Khofifah Ungkap Sosok di Balik Isu Tidak Perawan Atlet Senam

"Kita berikan kemudahan. Keluarga Shalfa tak perlu khawatir dengan kepindahan sekolah Shalfa ini. Yang terpenting, bagaimana Shalfa dapat meningkatkan prestasi pendidikannya," terang Hudiono, Selasa (3/12/2019) malam.

Gubernur Khofifah saat menemui Shalfa, atlet senam yang dipulangkan akibat isu tak perawanGubernur Khofifah saat menemui Shalfa, atlet senam yang dipulangkan akibat isu tak perawan

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

Hudiono menambahkan, sesuai arahan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim akan memberikan perlakuan khusus kepada siswa-siswa berprestasi yang sudah melalui perjuangan luar biasa.

"Ibu gubernur minta Shalfa bisa pindah sekolah dari SMA di Gresik ke Kediri," ujarnya.

Pindah sekolah dari Gresik ke Kota Kediri tetap melalui proses administrasi. Namun, dinas pendidikan akan memberikan kemudahan bagi Shalfa.

Baca Juga: Icha Yang, Penyanyi Asal Jember yang Gebrak Panggung Hunan TV China

"Prioritas yang dikedepankan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim, bagaimana Shalfa tetap melanjutkan pendidikannya. Dan sekolah itu juga bisa membina potensi anak-anak. Potensi itu macam-macam, ada bidang olahraga dan seni. Kita berikan pelayanan lebih. Apalagi, Shalfa ini punya prestasi dan masuk pelatnas, sehingga sudah teruji," paparnya.

Berkaitan dengan mutasi sekolah Shalfa, Hudiono memastikan koordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan Kota Kediri. Bahkan, Hudiono sudah memerintahkan kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur di Kota Kediri.

"Untuk memberikan bimbingan dan kemudahan mutasi sekolah yang dituju," tambahnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.