Senin, 15 Jun 2026 19:51 WIB

Usai Pesta Miras, Bocah 15 Tahun Tewas di Rumah Sakit

  • Penulis :
  • | Kamis, 26 Apr 2018 15:11 WIB
Ketua RW 1 dan RT 1, Kampung Simo Jawar, Sukomanunggal Surabaya.
Ketua RW 1 dan RT 1, Kampung Simo Jawar, Sukomanunggal Surabaya.

Baca Juga: Anggota TNI dan 3 Orang Tewas Usai Pesta Miras di Jember, Lainnya Masih Dirawat

jatimnow.com - Dedik Setiawan tak bisa lagi berkumpul dan bercanda lagi dengan teman-teman sebayanya.
 
Sebab, bocah berumur 15 tahun yang indekos di Jalan Simo Jawar 1V No 146 RT 01 RW 01, Kel. Simomulyo Baru, Kec. Sukomanunggal, Surabaya ini, sudah tiada. Penyebabnya, bocah itu tewas lantaran diduga menenggak minuman keras. 
 
"Benar, ada dua orang pasien baru. Salah satu atas nama Dedik (Setiawan), Selasa (24/4/2018) malam. Tapi setengah jam kemudian meninggal dunia. Korban ini masuk dalam data korban miras yang kami rillis," kata dr Pesta Parulin, Humas RSU dr Soetomo, Kamis (26/4/2018). 
 
Berdasarkan data itu, jatimnow.com mencoba menelusuri tempat kos Dedik. Sampai disana, menurut warga sekitar, jasad Dedik sudah dibawa Suparni, ibu kandungnya, ke Dusun Krobyokan, Desa Jedong, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang untuk dimakamkan. 
 
Sementara itu, Asmuri Ketua RW setempat membenarkan, jika Dedik indekos di Simo Jawar IV bersama ibu kandungnya berikut sepupunya.
 
Setelah lulus SMP, Dedik tak melanjutkan sekolah. Sementara ibunya menjadi buruh pabrik sepatu di daerah Tanjungsari. 
 
"Sudah hampir dua tahun, Dedik dan ibunya ngekos disini," kata Asmuri saat ditemui di rumahnya. 
 
Asmuri menyebut, Dedik pulang dalam keadaan sakit perut pada Senin (23/4/2018) dini hari sekitar pukul 02.00 Wib. Saat itu Dedik langsung masuk ke kamar dan tidur.
 
Namun pagi harinya, Dedik mengeluh sakit pada perutnya dan pandangan matanya kabur. "Ngakunya habis minum miras bersama teman-temannya sepulang lihat bola di GBT," sambungnya. 
 
Tapi Asmuri tidak mengetahui pasti dimana Dedik menenggak miras bersama teman-temannya itu. Sebab yang menjemput Dedik bukan dari Simo Jawar.
 
"Selasa sore dia kemudian dibawa ke BDH atas saran kami. Tapi setelah di BDH, malam harinya langsung dirujuk ke RSU dr Seotomo, kemudian dikabarkan meninggal dunia," urainya. 
 
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Misdianto mengakui jika pihaknya mendapat laporan itu. Dan pihaknya juga sudah mendatangi kos korban namun korban sudah dibawa ke Malang. Pihaknya kemudian meminta keterangan dari warga sekitar. 
 
"Dari keterangan yang kami dapat di kos korban, korban minum miras di daerah Tambaksari," imbuhnya.
 
Misdianto bahkan memastikan, bahwa peredaran miras di wilayah hukumnya (Polsek Sukomanunggal), sudah tidak ada.
 
Reporter: Narendra Bakrie
Editor: Erwin Yohanes
Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.