Minggu, 21 Jun 2026 10:09 WIB

HUT ke 40 Korpri, Ini Kata Bupati Nur Arifin Bagi ASN Trenggalek

Bupati Nur Arifin pada peringatan HUT ke 48 Korpri di Trenggalek
Bupati Nur Arifin pada peringatan HUT ke 48 Korpri di Trenggalek

jatimnow.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek peringati HUT ke-48 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) di halaman Pendopo Manggala Praja Nugraha Trenggalek, Jumat (29/11/2019).

Dalam peringatan tersebut, Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam era revolusi industri 4.0 dan 5.0.

Baca Juga: Puluhan CPNS Dilantik Sebagai PNS, Ini Pesan Plt Bupati Tulungagung

Ia mengaku tidak sependapat dengan kalimat reformasi birokrasi. Menurutnya kalimat reformasi birokrasi mendiskreditkan bawasannya orang yang berkerja bersamanya dianggap selalu salah.

Padahal semuanya tidak seperti itu. Masih banyak Aparatur Pemerintah yang mempunyai integritas dalam bekerja.

"Kita selalu mendengar ketika berbicara birokrasi selalu kata reformasi birokrasi, saya kurang sependapat dengan hal ini," ujarnya saat memberikan sambutan.

Baca Juga: Pemkab Kediri Gelar Dialog HUT Korpri ke-54, Fokus pada Penguatan Disiplin dan ASN BerAKHLAK

Bupati Nur Arifin menegaskan petingnya menjalankan pemerintahan yang kolaboratif dan inovatif dengan memanfaatkan tekhnologi untuk mendekati pelayanan terhadap masyarakat (Smart Government).

"Kita ini tidak mempunyai ruang anggaran yang banyak dan kita juga masih mengandalkan dana transfer daerah baik melalui DAK reguler maupun penugasan dan yang lain sebagainya. Makanya saya berharap semua yang dari pusat itu digunakan untuk infrastruktur yang basic atau dasar," jelasnya.

Baca Juga: ASN Lamongan Turun Jalan Meriahkan HUT ke-54 Korpri

Ia juga menyinggung tentang pembangunan infrastruktur yang melibatkan pihak swasta. Menurutnya pembangunan tersebut bisa dilakukan dengan menggaet investor swasta, sehingga tidak terlalu membebani APBD.

"Kita juga harus membangun infrastruktur yang bisa menjadi pemicu dan pemacu pertumbuhan ekonomi daerah. Harapannya semua itu tidak harus dianggarkan menggunakan anggaran APBD. Kita bisa melakukan partnership, tawarkan tempat-tempat strategis untuk dikerjasamakan dengan pihak-pihak swasta," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.