Sabtu, 20 Jun 2026 12:23 WIB

Ekonomi Bakal Sulit, Presiden Jokowi: Bersyukur Masih Bisa Tumbuh

Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2019 di Jakarta (Foto: Antara)
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidatonya dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2019 di Jakarta (Foto: Antara)

jatimnow.com - Kondisi perekonomian global diproyeksikan masih akan sulit pada tahun depan.

Meski demikian, pemerintah berkomitmen untuk bertahan dari ancaman penurunan pertumbuhan ekonomi seperti yang terjadi di beberapa negara.

Baca Juga: Membaca Siklus, Menjaga Nalar Negara

Presiden Joko Widodo, menyampaikan Indonesia harus bersyukur karena masih bisa tumbuh.

"Kita masih bisa tumbuh di atas lima persen itu udah syukur, kalau tidak bersyukur namanya kufur nikmat," kata Presiden dalam Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis (29/11) malam.

Jokowi mengatakan untuk ukuran negara G20, pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya kalah dari China dan India.

Indonesia berada di posisi ketiga, satu tingkat di atas Amerika Serikat. Tahun depan, ia optimis ekonomi Indonesia bisa tetap bertahan.

Pada kesempatan tersebut ia memuji koordinasi antara tiga punggawa ekonomi, Menteri Keuangan, Gubernur BI, dan Ketua Otoritas Jasa Keuangan.

Menurutnya, tanpa komunikasi yang klik, maka kebijakan ekonomi makro tidak akan saling menyokong.

Jokowi menegaskan, pemerintah akan memfokuskan pertumbuhan dari sektor swasta. Karena peran APBN pada pertumbuhan ekonomi hanya sekitar 14-17 persen.

Ia memerintahkan proyek-proyek di tanah air lebih dulu dikerjakan oleh swasta.

"Jangan dikit-dikit diambil BUMN, kasih swasta dulu, kalau swasta tidak bisa baru kita," katanya.

Baca Juga: BI Kediri Optimis Ekonomi Jawa Timur Lebih Baik di Tahun 2026

Sementara itu Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo menyampaikan sikap optimisme bahwa prospek ekonomi Indonesia 2020 tetap terjaga dengan momentum pertumbuhan yang tetap berlanjut.

Menurutnya, Indonesia telah mempersiapkan sejumlah strategi untuk menghadapi masa paceklik ekonomi global yang masih akan terjadi pada 2020.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 kita perkirakan meningkat dari 2019 dalam kisaran 5,1-5,5 persen," kata Perry.

Optimisme tersebut muncul karena inflasi 2020 diproyeksi tetap terkendali sesuai sasaran 3,0 persen plus minus satu persen. Selain itu, defisit transaksi berjalan 2020 di dalam kisaran 2,5-3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB).

Surplus transaksi modal dan finansial diproyeksi tetap besar sehingga mendukung stabilitas eksternal. Nilai tukar Rupiah pada 2020 diprakirakan bergerak stabil.

Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada 2020 perbankan diprakirakan mencapai 8-10 persen.

Baca Juga: Survei Konsumen BI Kediri: Keyakinan Terhadap Kondisi Ekonomi Menguat

Sementara pertumbuhan kredit diprakirakan mencapai 10-12 persen. Perry menyampaikan pendorong pertumbuhan 2020 tetap pada konsumsi dan investasi.

BI juga berkomitmen untuk terus mengeluarkan kebijakan moneter yang akomodatif.

 

Lihat Artikel Asli

DisclaimerBerita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.