Kamis, 18 Jun 2026 09:00 WIB

Hujan Angin di Ngawi Juga Rusak Sejumlah Bangunan, Dua Orang Terluka

Salah satu dampak hujan angin di Ngawi
Salah satu dampak hujan angin di Ngawi

jatimnow.com - Hujan deras disertai angin kencang yang menerjang sejumlah wilayah di Ngawi, juga menyebabkan kerusakan di sejumlah titik selain di Mapolres Ngawi. Terbaru, dua orang tercatat terluka akibat cuaca ekstrem tersebut.

Hujan angin itu terjadi Minggu (24/11/2019) sore hingga petang. Selain Mapolres Ngawi, bangunan milik swasta maupun pemkab serta rumah milik warga juga berantakan diterjang angin kencang.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Pendataan masih kami lakukan," kata Kasie Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Ngawi, Alfian Wihaji Yudono, Senin (25/11/2019).

Baca juga:  Diterjang Hujan Angin, Mapolres Ngawi Berantakan

Alfian menambahkan, secara garis besar hujan angin itu mengakibatkan bangunan swasta dan pemkab rusak. Untuk Kantor Pemkab Ngawi mengalami kerusakan di bagian kantor keuangan dan sekretariat daerah.

Baca Juga: Jatim Bebas Hujan Petir, Hanya Sumenep Berpotensi Dilanda Angin Kencang

Selain itu, angin kencang juga merusakkan alat komunikasi Kantor Radio Buana FM. Tower radio itu roboh dan menimpa sebagian rumah warga.

Bahakn di Desa Dumplengan, Kecamatan Pitu, tercatat ada 8 rumah warga yang gentengnya berterbangan. Namun pagi harinya, warga melaksanakan goyong royong untuk membenahi rumah warga yang rusak.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Angin Kencang Intai 8 Daerah di Jatim Hari Ini

"Ada dua warga yang terluka," jelas Alfian.

Dua warga yang terluka yaitu Sriati (70) warga Kelurahan Ketanggi, Kecamatan/Kabupaten Ngawi Kota dan Sunaryo (59), warga Kecamatan Pitu, akibat tertimpa pohon saat berjualan di alun-alun. Korban sudah mendapat perawatan di RSUD dr Soeroto Ngawi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.