Tamu dari Singapura Tinjau Penanganan Daerah Kumuh di Trenggalek
- Penulis : Bramanta Pamungkas
- | Selasa, 19 Nov 2019 13:32 WIB
jatimnow.com - Menerima kunjungan Temasek Foundation International (TFI), Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin menunjukkan komitmennya untuk menuntaskan salah satu kawasan kumuh di Trenggalek.
Sebelumnya pada bulan November 2018, Bupati Nur Arifin mewakili Pemkab Trenggalek diundang oleh TFI untuk mengikuti salah satu program good government. Setahun berselang, TFI ingin melihat perubahan dan hasil dari program tersebut.
Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight
Bupati Nur Arifin menjelaskan, sesuai surat keputusan terdapat kawasan kumuh di sekitar kota dan kawasan selatan Trenggalek. Di kota terdapat tiga sampai lima desa dan di Kawasan selatan terdapat dua desa. Hasil program tersebut akan ditunjukkan oleh Bupati Nur Arifin kepada Tim TFI yang datang.
Bupati Nur Arifin menunjukkan penanganan daerah kumuh di Trenggalek kepada tamu dari Singapura
"Ini nanti kita tunjukkan semuanya dan bagaimana progresnya. Karena masyarakat melakukannya sendiri, tidak melalui kontraktor," ujarnya, Selasa (19/11/2019).
Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung
Dalam aplikasinya, Pemkab Trenggalek memberikan bantuan dan masyarakat yang mengerjakan. Saat ini semua pengerjaannya sudah hampir 80 persen. Pada perencanaannya, daerah-daerah kumuh diubah menjadi green kampong, dengan sanitasi yang bagus dan jalan yang baik.
"Ke depan kita bisa memasukkan rencana yang lebih spesifik untuk pengolahan limbah, baik itu sampah maupun limbah cair," terang Bupati Nur Arifin.
Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya
Sementara itu, Teo Jing Kok, Deputy Director CLC menuturkan bila satu tahun lalu Bupati Nur Arifin datang ke Singapura untuk belajar. Mereka ingin mengecek implementasi dari apa yang telah didapatkan Bupati Nur Arifin. Mereka juga ingin melihat langsung sejauh mana pembelajaran di Singapura diterapkan di Trenggalek.
"Setelah satu tahun, kami ingin melihat perubahan apa saja yang sudah dilakukan," pungkasnya.
Editor : Narendra BakrieURL : https://jatimnow.id/baca-21389-tamu-dari-singapura-tinjau-penanganan-daerah-kumuh-di-trenggalek