Minggu, 14 Jun 2026 17:01 WIB

Dirawat 14 Hari, Kaki Pria ini Kembali Keluarkan Bambu

Korban dibawa ke rumah sakit unruk menjalani pengobatan
Korban dibawa ke rumah sakit unruk menjalani pengobatan

jatimnow.com - Suparman (53), warga asal Dukuh Kacangan, Desa/Kecamatan Sawoo, Kabupaten Ponorogo harus kembali berobat ke rumah sakit setelah diketahui kaki kanannya mengeluarkan potongan bambu.

Jiono, salah seorang kerabat korban mengatakan korban sebelumnya menjalani pengobatan di Puskesmas Sawoo setelah tertusuk galah di bagian kaki kanannya saat mengambil daun pisang pada Rabu (16/10/2019) lalu.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Setelah dibawa ke Puskesmas Sooko untuk diobati dengan dijahit, korban diperbolehkan pulang dan menjalani rawat jalan," kata Jiono, Kamis (14/11/2019).

Dua belas hari kemudian, Jiono mengatakan jika korban mengalami kejang-kejang dan pihak keluarga kemudian memutuskan untuk membawanya berobat ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Harjono.

Korban kemudian menjalani rawat inap selama 14 hari. Setelah dinyatakan sembuh, korban kembali pulang ke rumah.

Pihak kerabat korban kembali membawa ke IGD RSUD dr Harjono setelah kaki Suparman kembali mengeluarkan potongan bambu.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Ini dibawa ke rumah sakit lagi, padahal kemarin sudah 14 hari dirawat. Ya takut, kakinya keluar bambu kecil lagi," katanya saat ditemui di IGD RSUD dr Harjono.

Ia mengaku jika sebelumnya pihak keluarga telah meminta rontgen pada pihak RSUD dr Harjono, tetapi tidak diberikan oleh rumah sakit.

Direktur RSUD dr Harjono, dr Made Jaren membantah jika pengobatan yang dilakukannya tidak tuntas. Ia menjelaskan jika pengobatan pertama korban dilakukan di Puskesmas Sawoo.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Selang 12 hari atau pada 28 oktober, korban merasa kaku atau kejang. Di bawa ke IGD sebab lukanya sudah kering saat itu. Maka pihak rumah sakit menangani pasien dengan kondisi kejang," katanya.

Menurutnya, semua pengobatan sudah dilakukan sesuai prosedur. Setelah dilihat kondisi pasien dalam keadaan membaik, akhirnya pihak rumah sakit memperbolehkan keluarga membawanya pulang.

"Karena darurat kejang ya diobati kejangnya. Untuk luka karena bambu sudah mengering kami tidak tahu. Kalau rontgen pun kan juga tidak terlihat," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.