Minggu, 21 Jun 2026 05:41 WIB

Sambut Piala Dunia U-20

Pemkot Siapkan Akses Jalan ke GBT, Bangun Fasilitas Standar FIFA

Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya
Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya

jatimnow.com - Nama Surabaya kembali mencuat di kancah internasional. Kali ini, Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) berpeluang besar menjadi salah satu tempat perhelatan Piala Dunia U-20 pada 2021.

Serangkaian persiapan dilakukan untuk menanggapi kabar baik tersebut. Piala Dunia U-20 bakal diikuti oleh 24 negara pada 20 Mei hingga 11 Juni 2021.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Pada 24 Oktober lalu, FIFA mengumumkan, Indonesia resmi menjadi tuan rumah event tersebut.

Sebanyak 10 stadion disodorkan yakni Gelora Bung Karno (Jakarta), Pakansari (Cibinong), Manahan (Solo), I Wayan Dipta (Gianyar), Mandala Krida (Jogjakarta), serta Gelora Sriwijaya (Palembang). Ada pula Wibawa Mukti (Bekasi), Patriot Candrabaga (Bekasi), dan Si Jalak Harupat (Bandung).

Dari 10 nama tersebut, hanya akan dipilih 6 stadion sebagai tempat penyelenggara Piala Dunia U-20. GBT memiliki peluang besar untuk jadi stadion yang bakal digunakan.

Pemkot Surabaya menyatakan kesiapannya untuk membangun stadion berkapasitas maksimal 60.000 penonton tersebut agar makin memenuhi standar FIFA.

Terpilihnya GBT sebagai salah satu area untuk Piala Dunia menjadi kebanggaan tersendiri.

Ditunjuk sebagai tuan rumah dalam event olahraga bertaraf dunia merupakan momen langka yang disiapkan sematang mungkin. Serangkaian persiapan jelang perhelatan besar tersebut bakal dilakukan.

Di antaranya, membangun tiga lapangan pendukung baru sekaligus menyiapkan Gelora 10 November dan Stadion Karanggayam sebagai tempat latihan.

Akan dipasang pula single seat di GBT pada awal 2020. Perbaikan dilakukan di beberapa area, mulai papan skor hingga tampilan luar stadion. Penerangan stadion yang awalnya 1.400 lux ditambah menjadi 2.400 lux tahun ke depan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Hal detail pun diperhatikan, seperti rumput yang akan ditanam layaknya standar FIFA dan membangun jacuzzi di ruang ganti pemain. Akses menuju stadion yang selama ini jadi kendala juga masuk dalam agenda pembangunan.

Akses baru akan disiapkan, yakni dengan menyambungkan Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB) dengan jembatan layang dari tol Surabaya-Gresik menuju Terminal Teluk Lamong.

Adanya kesempatan emas itu juga sejalan dengan komitmen Pemkot Surabaya untuk mewujudkan mimpi anak-anak bisa menyaksikan perhelatan Piala Dunia U-20 secara langsung.

Kabar baik itu menjadi suntikan semangat bagi mereka untuk terus menggenjot usaha agar makin berprestasi di dunia olahraga. Talenta-talenta muda akan terinspirasi saat melihat aksi pemain professional di Piala Dunia U-20 nanti.

Selain mampu memompa semangat anak-anak, dampak lain bakal dirasakan masyarakat. Yakni, mendongkrak ekonomi karena kedatangan banyak warga asing ke area pertandingan Piala Dunia U-20.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Terpilihnya GBT di daftar bidding venue Piala Dunia U-20 melewati sejumlah proses. Awalnya, pada 26 Agustus 2019 Asprov Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Jatim bertemu Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Kemudian, Pemkot Surabaya menulis surat dukungan yang dibawa PSSI ke FIFA sebagai salah satu syarat kesiapan untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Setelah itu, Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria menemui Risma pada 10 Oktober 2019 untuk membahas syarat dari FIFA perihal infrastruktur lapangan dan kesiapan kota.

Seminggu kemudian, diadakan laga uji coba timnas Indonesia U-19 melawan timnas Tiongkok U-21 dalam rangka tes lapangan. PSSI menyatakan stadion telah memenuhi standar.

Pada 24 Oktober 2019, FIFA mengumumkan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 Tahun 2021 saat general meeting di Shanghai, Tiongkok. (adv)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.