Rabu, 17 Jun 2026 10:26 WIB

Presiden Jokowi Minta Polisi dan Jaksa Pemeras Pelaku Bisnis Dicopot

Presiden Jokowi berjalan usai memberikan sambutan dalam Rakornas pemerintah pusat dan forkopimda 2019 di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019)
Presiden Jokowi berjalan usai memberikan sambutan dalam Rakornas pemerintah pusat dan forkopimda 2019 di Sentul International Convention Center, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019)

jatimnow.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat penegak hukum mendukung agenda strategis bangsa. Ia mengingatkan agar penegak hukum tidak salah menggigit orang yang benar, baik itu pejabat maupun pelaku bisnis yang tengah berinovasi untuk kemajuan bangsa.

Hal itu disampaikannya di depan para pimpinan daerah dan penegak hukum, seperti kapolda, kapolres, kajati dan kajari saat meresmikan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Indonesia Maju Pemerintah Pusat dan Forkopimda 2019 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Rabu (13/11/2019).

Baca Juga: Jokowi Titipkan Kota Kediri ke Mbak Vinanda - Gus Qowim

"Saya ingatkan juga, jangan menggigit orang yang benar. Kalau yang salah, silakan digigit, tapi yang benar jangan sampai digigit dan jangan pura-pura salah gigit. Jangan pernah juga mengigit pejabat atau pelaku-pelaku bisnis yang sedang berinovasi untuk kemajuan negara ini," terang Jokowi.

Jokowi menambahkan, tugas aparat hukum adalah menegakkan hukum terhadap orang-orang yang memiliki niat buruk dan mengganggu agenda besar dan strategis bangsa. Presiden juga menegaskan tidak akan menoleransi aparat hukum yang hanya menakut-nakuti dan memeras pejabat.

Berdasarkan informasi yang diterimanya, tidak sedikit aparat penegak hukum yang justru hanya memeras para pelaku usaha dan pejabat. Ia pun menginstruksikan kapolri dan jaksa agung agar oknum-oknum tersebut dicopot dari jabatannya.

"Yang kerjaannya memeras para pelaku usaha, saya dengar banyak sekali. Saya inventarisasi dan saya perintahkan entah ke kapolri, ke jaksa agung. Ini di kejati ini, kejari ini, di polda ini, di polres ini, saya minta tolong cek, copot, pecat, gitu saja sudah," tegasnya.

Presiden Jokowi juga mengingatkan agar aparat hukum tidak melakukan diskriminalisasi kebijakan atau mencari-cari kesalahan para pemimpin daerah atau pejabat. Jika tidak ada niat jahat, Presiden Jokowi meminta agar aparat tidak mencari-cari kesalahan.

Baca Juga: Kaesang Dicurhati Warga Kota Malang: Minta Sertifikat Rumah hingga Pekerjaan

Presiden pun menginstruksikan Pangdam, Danrem dan Dandim agar menjaga kebesaran TNI untuk mempertahankan keamanan dan persatuan. Kewibawaan TNI, kata dia, harus dimanfaatkan untuk mendukung agenda-agenda besar bangsa.

Ia juga mengancam akan menggigit sendiri pihak-pihak yang justru mengganggu agenda strategis bangsa, baik melalui KPK, kepolisian maupun kejaksaan.

"Sekali lagi, cipta lapangan kerja itu agenda besar bangsa kita. Meningkatkan ekspor dan menurunkan impor, agenda besar bangsa kita. Jangan pernah ada yang bermain-main di area ini. Saya udah wanti-wanti betul, di area ini kalau masih ada yang main-main, saya gigit sendiri, akan saya gigit sendiri," tambahnya.

Baca Juga: Presiden Jokowi Resmikan Smelter Freeport, Pj Gubernur: Dongkrak Ekonomi Jatim

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.