Jumat, 12 Jun 2026 02:29 WIB

Warga Desa Cekok Datangi DPRD Ponorogo Adukan Proses Seleksi Perangkat

Warga Cekok saat ditemui anggota Komisi A DPRD Ponorogo
Warga Cekok saat ditemui anggota Komisi A DPRD Ponorogo

jatimnow.com - Mengaku terjadi nepotisme dalam seleksi perangkat Desa Cekok, Kecamatan Babadan, Kabupaten Ponorogo, sejumlah warga mengadu ke wakil rakyat. Belasan warga diterima anggota Komisi A DPRD Ponorogo.

"Anak perangkat desa dan anak kepala desa (kades) lolos seleksi," sebut Adip Ulinuha, koordinator warga Desa Cekok yang Selasa (12/11/2019) kemarin wadul ke DPRD Ponorogo.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Adip mengklaim sudah menyampaikan mosi keberatan kepada pihak panitia.

"Intinya, hasil seleksi yang dilaksanakan itu belum memuaskan bagi kami," terangnya.

Di hadapan wakil rakyat, Adip membeber sejumlah temuan. Menurutnya, Pemerintah Desa Cekok membuka 10 lowongan perangkat desa. Dari 55 pendaftar, ada 45 yang dinyatakan gagal, termasuk dirinya. Nilai mereka sangat rendah di bawah 50. Sementara 10 pendaftar lolos dengan nilai lebih dari 80.

"Ini begitu timpang. Apa dari 55 pendaftar, 45 orang di antaranya itu goblok kabeh (bodoh semua), kan tidak mungkin. Dari sepuluh orang yang lolos seleksi, merupakan kerabat para perangkat dan kades," sebut Adip.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Adip dan warga lainnya menyatakan tidak puas dengan hasil seleksi tersebut. Yang disayangkan Adip, dari 45 orang yang nilainya di bawah 50 itu, sebagian adalah sarjana.

"Putranya Bu Lurah jadi perangkat, anaknya kamituwo jadi carik, anak perangkat desa ada yang jadi staf, termasuk keponakan-keponakan mereka ada yang jadi staf," paparnya.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi A DPRD Ponorogo Agung Prayitno menyatakan akan menindaklanjuti keluhan warga Desa Cekok. Pihaknya akan memanggil Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Camat Babadan dan jika perlu sekretaris daerah terkait persoalan tersebut.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

Tapi di sisi lain, panitia juga harus memastikan proses seleksi berjalan fair dan profesional.

"Kalau nilainya bagus, ya seharusnya lolos. Dan kalau tidak, ya tidak berhak. Seleksi harus jujur, jangan sampai ada permainan," tambah Agung.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.