Kamis, 18 Jun 2026 13:33 WIB

Siswi SMAN 1 Surabaya Ciptakan Aplikasi NebengKuy, Tujuannya?

Siswa SMAN 1 Surabaya tunjukkan aplikasi NebengKuy
Siswa SMAN 1 Surabaya tunjukkan aplikasi NebengKuy

jatimnow.com - Berkeinginan untuk mengurangi angka kecelakaan dan antisipasi maraknya parkir ilegal, 15 siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Surabaya membuat aplikasi NebengKuy.

Kelimabelas siswi yang terdiri dari jurusan IPA-IPS tersebut adalah Ratu Zosa Marchanda, Chella Yuanhar Trizulvia, Balqis Nasywa Amira, Devina Aurelia Novellie, Nafisha Mutiara, Arsya Nabilla Darmawan, Nadia Shafira.

Baca Juga: Foto: Travoy Permudah Pengguna Jalan Tol

Tika Cahya Aprilia, Farah Koes, Anina Rachmania, Alvita Maharani, Nabilah Ayu Dwitasari, Tarisha Syira Mazaya Putri, Berliannava Putri, dan Intan Nurul Laily.

Aplikasi buatan siswi kelas 10 dan 11 ini mendapatkan penghargaan top ten silver dari lomba UBS Youthcon Dig Idea yang digelar di SSCC Supermal Pakuwon Trade Center pada tanggal 1 hingga 10 November lalu.

"Prototipe aplikasi NebengKuy dibuat untuk mengurangi kecelakaan siswa sekolah yang belum cukup umur untuk mengemudikan kendaraan baik motor dan mobil," kata ketua kelompok, Tika Cahya Aprilia kepada jatimnow.com, Rabu (13/11/2019).

Ia menyebut, ide pembuatan NebengKuy berawal dari guru prakarya dan kewirausahaan SMAN 1 Surabaya, Fajar Oktobriarto. NebengKuy sendiri diambil dari nebeng atau ikut dan kuy yang berarti ajakan.

"Setelah mendapat ide dari Pak Fajar, kami membuat survey kepada teman-teman di sekolah. Hampir semuanya mengeluh tentang kemacetan sewaktu berangkat dan pulang sekolah serta biaya transportasi yang naik. Akhirnya kami membuat prototipe aplikasi NebengKuy," terangnya.

Baca Juga: Tekan Sampah Plastik, Dindik Jatim Motori Gerakan Zeroplast

Untuk menyempurnakannya, kelimabelas siswi ini berkumpul setiap hari Senin dan Kamis.

"Setelah buat prototipe aplikasi kemudian direalisasikan di booth berukuran 3x2 meter dalam lomba," ujarnya.

Ia menjelaskan, prototipe aplikasi ini ditujukan untuk penumpang dan pengemudi yang satu arah atau setujuan.

Baca Juga: Solusi Lansia dan AI, Mahasiswa ISTTS Borong Juara di Flutter Fusion 2026

"Bisa janjian antara penumpang dan pengemudi untuk bertemu dimana. Ini bukan antar jemput tetapi mencari yang sejalan," ujarnya.

Di prototipe aplikasi NebengKuy sendiri telah disediakan fitur chat.

"Selain itu untuk memberi kenyamanan dan keamanan, untuk pengemudi kami perketat mereka untuk mendaftar menggunakan KTP dan SIM. Sedangkan untuk penumpang menggunakan kartu pelajar," tukasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.