Selasa, 23 Jun 2026 03:17 WIB

Pelaku Bom Bunuh Diri di Medan Menyamar Pakai Jaket Ojek Online

Karo Penmas Brigjen Dedi Prasetyo (tengah) saat konferensi pers pengungkapan identitas pelaku bom bunuh diri Polrsetabes Medan
Karo Penmas Brigjen Dedi Prasetyo (tengah) saat konferensi pers pengungkapan identitas pelaku bom bunuh diri Polrsetabes Medan

jatimnow.com - Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku peledakan bom diri di Polrestabes Medan menggunakan jaket ojek online sebagai bentuk penyamaran. Hal itu terlihat dari rekaman CCTV yang berada di lokasi kejadian.

"(Pelaku menggunakan jaket ojek daring) itu penyamaran," terang Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (13/11/2019).

Baca Juga: Napi Teroris Bom Bunuh Diri Gereja di Makassar Dipindah ke Lapas Lamongan

Dedi menyebut, pelaku bernama Rabbial Muslim Nasution (RMN) itu masih berstatus pelajar atau mahasiswa. Ia diduga menyembunyikan bom tersebut dengan cara melilitkan di pinggangnya.

"(Diduga bom dililitkan) di pinggang," ujar Dedi

Selain itu, dugaan sementara pelaku melakukan aksi bom bunuh diri sendiri atau lone wolf.

"Sementara itu lone wolf melakukan suicide bomber (bom bunuh diri)," ungkap Dedi.

Baca juga:  

Smeentara dari hasil olah TKP, Tim Labfor dan Densus 88 mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, baterai 9 volt, pelat besi, sejumlah paku dengan berbagai ukuran, irisan kabel, beberapa potongan kabel cukup besar, tombol 'switch on/off' dan sebuah motor yang dicurigai milik pelaku.

Baca Juga: Tebing Longsor Timpa Mobil, Empat Orang Dilaporkan Tewas

Tidak hanya itu, kepolisian juga mengumpulkan potongan tubuh pelaku untuk memperkuat identitas pelaku dengan melakukan tes DNA. Meski demikian, Dedi menambahkan, hingga saat ini polisi masih bekerja untuk mengumpulkan bukti-bukti.

"Untuk Densus 88 terus mendalami (rekaman) CCTV, masih terus akan mendalami uji dari Inafis, Labfor dan Biddokes untuk DNA. Tim masih bekerja di lapangan," bebernya.

Ledakan bom bunuh diri itu terjadi di Polrestabes Medan, sekitar pukul 08.45 Wib, Rabu (13/11/2019). Ledakan itu diduga berasal dari aksi bom bunuh yang dilakukan oleh seorang terduga pelaku.

Akibat ledakan, enam orang menjadi korban luka ringan, yaitu empat anggota polisi, satu pekerja harian lepas (PHL) dan satu warga sipil. Tidak hanya itu, tiga kendaraan dinas milik polisi dan satu kendaraan pribadi turut mengalami kerusakan.

Baca Juga: Bom Meledak Saat Salat Jumat di Afghanistan, 46 Orang Tewas dan 143 Terluka

 

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

 

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.