Sabtu, 20 Jun 2026 03:32 WIB

Dindik Siapkan Perbaikan 60 Sekolah Rusak di Ponorogo Tahun 2020

Ruang kelas 3 SDN 3 Balong, salah satu sekolah yang rusak di Ponorogo
Ruang kelas 3 SDN 3 Balong, salah satu sekolah yang rusak di Ponorogo

jatimnow.com - Dinas Pendidikan (Dindik) Ponorogo menerima laporan kerusakan 60 bangunan sekolah yang rusak ringan hingga parah, hingga November 2019. Dindik sudah mengusulkan perbaikan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) 2020.

"Dari data kami, yang mengalami kerusakan ada 60 sekolah," kata Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Dindik Ponorogo, Imam Muslihin, Jumat (8/11/2019).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Imam merinci, dari 60 sekolah yang mengalami kerusakan itu terseber di 21 kecamatan. Tingkat kerusakannya bermacam-macam, mulai ringan, sedang hingga parah. Rinciannya, 26 sekolah rusak berat dan 34 sekolah rusak sedang.

"Seperti di SDN 3 Balong itu, masuk dalam kategori kerusakan sedang," jelas Imam.

Dari 60 sekolah yang melapor, kerusakan yang terjadi mulai dari satu hingga empat ruangan.

Baca juga:  

Baca Juga: Tulungagung Deklasikan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 Bebas Titipan

"Perbaikannya sudah kami usulkan melalui Dana Alokasi Khusus dan Dana Alokasi Umum tahun 2020," paparnya.

DAK, lanjut Imam, merupakan dana melalui Kementerian Pendidikan dan masuk dalam APBD Pemkab Ponorogo. Sementara DAU melalui kementerian PUPR dan masuk dalam APBN.

"Nnati akan ada survei dari masing-masing kementerian. Saat survei muncul nilai satu sampai enam. Tentu yang bernilai satu akan menjadi prioritas," tambahnya.

Baca Juga: Klarifikasi Dugaan Praktik Titipan Jabatan, Komisi D DPRD Jember Panggil Dispendik

Dia menyebut jika dari Kementerian PUPR sudah menunjuk konsultan, yang sudah melaporkan hasil surveinya di lapangan. Tercatat, survei sudah dilakukan di 7 SD, 1 SMP dan hasilnya sudah keluar.

"Ada tujuh sekolah yang sudah disetujui. Sudah dikosongkan kelasnya, jadi ada ruangan lain yang setara dengan kelas akan disesuaikan dengan ruangan kelas," paparnya.

Diketahui, 20 siswa kelas 3 SDN 3 Balong, Ponorogo harus menumpang belajar di ruang kesenian lantaran atap ruang kelas mereka rapuh dan nyaris ambrol. Agar tidak ambrol, pihak sekolah menyangganya dengan sejumlah batang bambu.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.