Senin, 15 Jun 2026 08:46 WIB

Datangi Acara PAN, Wabup Ponorogo Terancam Disemprit Panwaslu

Wabup Ponorogo Sudjarno (kiri) nampak mengangkat satu jari, simbol nomor urut pasangan Khofifah-Emil.
Wabup Ponorogo Sudjarno (kiri) nampak mengangkat satu jari, simbol nomor urut pasangan Khofifah-Emil.

jatimnow.com - Hadiri acara temu kader PAN, Wakil Bupati (Wabup) Ponorogo, Sudjarno, terancam disemprit Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Ponorogo, Rabu (25/4/2018).

Acara temu kader PAN di Ponorogo pada Selasa (24/4/2018) lalu, oleh Panwaslu dianggap sebagai kampanye terselubung, bagi Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan untuk pencalonan Presiden, serta dukungan untuk pasangan Cagub-Cawagub Khififah-Emil. Sudjarno juga terlihat melantunkan yel-yel Zulkifli Presiden.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Selain memperkenalkan diri sebagai capres, Pada acara tersebut, Zulkifli juga meminta dukungan untuk Cagub-cawagub, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak.

Koordinator Divisi Penegakan dan Hubungan Antar Lembaga Panwaslu Kabupaten Ponorogo, Juwaini mengatakan, acara yang dikemas temu kader tersebut disinyalir adanya pelanggaran karena memuat materi kampanye.

"Kemarin kami melihat ada dugaan pelanggaran," ujarnya kepada jatimnow.com.

Juwaini menambahkan, jika terbukti kegiatan itu ada unsur kampanye dan melibatkan kepala daerah, maka unsur pelanggaranya kuat. Seperti tertuang dalam undang-undang 10 tahun 2016.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kita akan kaji lebih dalam lagi. Kemarin memang ijinnya itu giat silaturahmi kader. Tapi ternyata ada kampanye terselubung," terangnya.

Sementara, Wabup Ponorogo, Sudjarno, mengatakan, dirinya diundang karena sebagai majelis pembina partai PAN. Ia menjelaskan, undangan yang diterima silaturahmi bukan kampanye.

"Saya memakai pakaian dinas karena memang akhir jam kerja. Tapi itu undangan silaturahmi bukan undangan kampanye," katanya membela diri.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Dalam hal ini, Sudjarno mengatakan, jika undangan yang diterima bertema kampanye, dirinya mengaku tidak akan hadir.

"Toh kemarin tidak ada calon gubernur juga kan?," Pungkasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.