Rabu, 24 Jun 2026 07:02 WIB

Pembunuhan Pasutri Terungkap, Warga Apresiasi Polres Tulungagung

Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mendapat apresiasi dari warga atas terungkapnya kasus pembunuhan pasutri
Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia mendapat apresiasi dari warga atas terungkapnya kasus pembunuhan pasutri

jatimnow.com - Keberhasilan Polres Tulungagung dalam mengungkap kasus pembunuhan dengan korban pasangan suami istri Adi Wibowo (56) alias Didik dan istrinya Suprihatin (50) warga Dusun Ngingas, Desa/Kecamatan Campurdarat, mendapat apresiasi pemerintah desa setempat.

Sejumlah perwakilan dari pihak pemerintah Desa Campurdarat mendatangi Mapolres untuk memberikan apresiasi atas kinerja Kapolres Tulungagung AKBP Eva Guna Pandia dan jajarannya tersebut. Mereka mengaku bersyukur karena setelah hampir satu tahun kasus tersebut, akhirnya terungkap.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Anggaran Operasional Bus Sekolah di Tulungagung Membengkak

Sebagai bentuk ucapan terimakasih, Kepala Desa Campurdarat Dul Jalal bersama perwakilan lembaga desa dan perwakilan keluarga korban memberikan rangkaian bucket bunga untuk AKBP Eva Guna Pandia dan Kasat Reskrim AKP Hendi Septiadi.

Baca juga: 

"Alhamdulillah pelakunya sudah tertangkap, kami mengapresiasi kinerja polisi yang berhasil mengungkap kasus ini," ujar Jalal, Senin (4/11/2019).

Kasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi juga mendapat apresiasi dari wargaKasat Reskrim Polres Tulungagung AKP Hendi Septiadi juga mendapat apresiasi dari warga

Baca Juga: Permudah Pengurusan e-KTP, Dispendukcapil Tulungagung Jemput Bola ke Sekolah

Meski mengaku bersyukur atas pengungkapan kasus ini, tapi Dul Jalal juga merasa prihatin. Sebab ternyata, pelaku pembunuhan itu adalah warganya sendiri yang berusia masih sangat muda. Kedua pelaku yaitu Deni Yonatan Fernando (25) dan Rizal Saputra (22), yang ditangkap saat bekerja di sebuah perkebunan kelapa sawit, di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.

"Mereka masih muda dan semoga bisa mengambil pelajaran berharga dari kasus ini," harapnya.

Sementara itu, AKBP Eva Guna Pandia mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan pihak keluarga dan pihak desa. Untuk mengantisipasi kejadian serupa terulang, ia dan jajarannya akan memaksimalkan cangkruk bareng tiga pilar yaitu bersama TNI dan pemerintah serta masyarakat secara reguler.

Baca Juga: Serapan Gabah Tinggi, Gudang Bulog Tulungagung Penuh

"Kita juga rencanakan cangkrukan tiga pilar, rutin minimal seminggu sekali lah, untuk sosialisasi kepada masyarakat agar tahu kalau tindak pidana, kayak mukul, melukai atau tindakan lain itu bisa berbuah pidana," terang Alumnus AKPOL tahun 2000 ini.

Pembunuhan tersebut terjadi pada 5 November 2018 lalu. Jenazah kedua korban baru ditemukan tiga hari kemudian. Setelah melakukan sederet penyelidikan, Satreskrim Polres Tulungagung akhirnya menangkap kedua pelaku.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

DPW NasDem Jatim Tunjuk Soehadi Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Penunjukan tersebut merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, serta pengabdian Mulyono selama memimpin dan membesarkan Partai NasDem di Kabupaten Bojonegoro.

Soehadi Moeljono Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Pertimbangan NasDem Bojonegoro

Pengalaman panjang dan kontribusi Mulyono dalam membangun struktur partai di Bojonegoro masih sangat dibutuhkan.

Kenang Almarhum Rektor, UIN KHAS Jember Pakai Pita Hitam di Liga Mahasiswa

Sebuah bingkai foto almarhum Prof. Hepni juga tampak dibawa ke tengah lapangan oleh para pemain UIN KHAS.

Tak Sekadar Hiburan, Musik Miliki Peran Krusial di Berbagai Elemen Kehidupan

Musik memegang peranan krusial yang menyentuh berbagai elemen kehidupan, mulai dari aspek sosial, edukasi, hingga menjadi identitas budaya suatu bangsa.

Adela Kanasya Adies Jaga Soliditas Jaringan Relawan Surabaya

Adela Kanasya Adies menemui 1.000 relawan di Surabaya demi menjaga komunikasi politik pasca-PAW menggantikan politisi senior Adies Kadir.

Ketum PBNU Paparkan Capaian di Munas Konbes, Ini Hasilnya

Gus Yahya paparkan capaian organisasi, mulai dari tata kelola organisasi, kaderisasi terstruktur, transformasi digital, aset dan kemandirian, hingga peran kebangsaan dan global.