Selasa, 16 Jun 2026 19:34 WIB

Gaya Blusukan Risma dan Pejabat Surabaya, Warga: Dampaknya Luar Biasa

Sidak Wali Kota Risma di Kebun Bibit Wonorejo
Sidak Wali Kota Risma di Kebun Bibit Wonorejo

jatimnow.com - Anggota pengurus bidang ekonomi dan budaya PUSURA (Putera Surabaya), Sabar Suastono ikut urun rembuk terkait polemik ramai blusukan Wali Kota Tri Rismaharini dan Kepala Bappeko Eri Cahyadi menemui warga.

Ia menyebut, kritikan politisi NasDem Imam Syafi’i yang menyebut gaya itu hanyalah pencitraan, sangat tidak elok karena dilontarkan oleh seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Yang bicara itu adalah orang politik. Orang politik yang bahasa politik pun akan diluncurkan. Ini yang perlu diluruskan. Bangsa yang kuat bangsa yang bermartabat. Jadi harus mempunyai etika dan budaya," katanya, Sabtu (2/11/2019).

Ia melanjutkan jika pembangunan Kota Surabaya melalui tangan Wali Kota Risma sangat dirasakan dirinya sebagai orang kampung.

Baca Juga: Tiga Rumah Pompa Baru Perkuat Ikhtiar Surabaya Menuju Kota Bebas Banjir

"Yang jelas menurut pandangan saya, kinerja Bu Risma dan Pak Eri dengan jajaran Pemkot Surabaya sungguh luar biasa. Saya sendiri sebagai wong kampung merasa terdampak. Dan, warga pun senang," kata Sabar.

Tokoh kampung lawas Maspati ini juga berpendapat, selama ini Eri Cahyadi selaku Kepala Bappeko Surabaya belum pernah memproklamirkan diri sebagai Calon Wali Kota pada Pilkada serentak tahun depan.

Baca Juga: Armuji Ditunjuk Jadi Wali Kota Surabaya Sementara

Ia menilai kritikan pencitraan yang diucapkan Imam Syafi’i itu kurang tepat.

"Kalau dari sudut politik, jika Pak Eri sudah mengatakan 'Saya mencalonkan atau siap mencalonkan wali kota', baru anda bicara politik itu. Sampai hari ini beliau Bu Risma belum ada sinyal merestui Pak Eri. Jadi, jangan melakukan suatu hal-hal yang mengakibatkan permasalahan-permasalahan bentrokan," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.