Selasa, 16 Jun 2026 02:16 WIB

Dispora Surabaya Jawab Penilaian Bau Sampah di GBT

Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya
Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya

jatimnow.com - Video berdurasi 40 detik berisi tanggapan seorang pria kepada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang menilai Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Surabaya bau sampah, beredar di grup WhatsApp, Jumat (1/11/2019).

Belakangan diketahui bila pria dalam video itu adalah Kabid Sarana dan Prasana (Sarpas) Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Surabaya, Edi Santoso. Dalam video itu, Edi mengklarifikasi bahwa GBT tidak berbau sampah yang berasal dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Selamat sore Bu Khofifah. Saya menanggani Gelora Bung Tomo sembilan tahun. Persebaya menggelar pertandingan di Gelora Bung Tomo sudah ratusan kali, tidak pernah bau sampah, tidak pernah bau busuk. Itu ada metodenya ya. Coba Bu Khofifah lihat aja sepak bola, tidak ada persoalan ya. Jadi jangan menganggu kaitanya Surabaya menjadi tuan rumah Piala Dunia U 20 tahun 2021," ucap Edi dalam video itu.

"Kita optimis, tempat latihan kita buatkan, siapkan. Kita optimis. Terima kasih," tambah Edi.

Baca juga:  GBT Dinilai Bau Sampah

Edi membenarkan jika video tersebut dibuat olehnya. Edi menyebut bila dalam setiap pertandingan sudah tidak ada lagi bau sampah dari TPA Benowo. Bahkan pada laga uji coba internasional antara Timnas Indonesia U19 melawan Timnas China U19 beberapa waktu lalu, tidak ada bau sampah yang tercium.

Tangkapan layar video klarifikasi Kabid Sarpas Dispora Surabaya, Edi Santoso terkait penilaian GBT bau sampahTangkapan layar video klarifikasi Kabid Sarpas Dispora Surabaya, Edi Santoso terkait penilaian GBT bau sampah

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Laga internasional, Timnas China main saja tidak ribut kok. Tidak ada bau apa-apa sejak dulu ndak ada," ujar Edi saat dikonfirmasi wartawan.

Edi menjelaskan jika dalam laga yang digelar di Stadion GBT, ada metode tersendiri untuki menangani bau sampah.

"Semua kita sterilkan. Sudah tidak usah ribut," tegasnya.

Selain itu, Edi juga mengingatkan kembali bahwa Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mendapatkan acungan jempol dari PBB terkait penanganan masalah sampah.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Bu Risma itu di PBB saja salut, penanganan sampah di Surabaya. Pak Jokowi saja mau meresmikan produk sampah di Surabaya menjadi tenaga listrik," ungkap Edi.

Saat ditanya apakah ada tendisi terkait aroma sampah di Stadion GBT, Edi menyebut pihaknya hanya ingin fokus Surabaya siap menggelar Piala Dunia U20 pada tahun 2021.

"Kalau itu aku gak eruh (saya tidak tahu). Itu politik. Saya tidak mau komentar. Sing penting di area saya, kalau berkaitan dengan pertandingan bola jangan diragukan lagi, kita siap menjadi tuan rumah. Dan tidak ada bau. Saya jamin tidak ada bau," tutup Edi.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.